Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Bantah Mundur Tangani Pagar Laut, Tunggu Penyidikan Bareskrim Polri

Penulis : Ilham Oktafian
17 Feb 2025 | 12:53 WIB
BAGIKAN
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar

JAKARTA, investor.id – Belum ditetapkannya tersangka dalam kasus pagar laut di Tangerang membuat publik menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak serius mengusut permasalahan ini. Padahal sejumlah fakta sudah mulai terkuak. Menanggapi hal ini, Kejagung membantah mundur dalam menangani kasus tersebut.  

"Saya tidak pernah bilang kami mundur," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar saat dihubungi Senin (17/2/2025).

Harli mengungkapkan bahwa pihaknya hanya menyerahkan kasus pagar laut ke Bareskrim Polri lantaran objek pidana kasus tersebut dinilai sama, yakni pemalsuan Sertifikat Hak Milik (SHM) dan sertifikat hak guna bangunan (SHGB).

ADVERTISEMENT

Harli menuturkan meski menyerahkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri namun Kejagung tetap memantau perkembangan kasus tersebut.

Apabila ada dugaan gratifikasi maupun suap maka Kejagung mempunyai kewenangan untuk mengusut kasus tersebut.

"Apakah pemalsuan itu karena adanya suap atau gratifikasi atau murni memang pemalsuan saja," kata dia.

Harli menekankan, kasus tersebut tak akan otomatis dihentikan. Saat ini, laporan tersebut masih berproses dan menunggu perkembangan penyidikan di Bareskrim Polri, apakah bisa berkembang ke dugaan korupsi atau tidak.

"Masih (berproses). (Saat ini) pengumpulan data dan informasi," ungkapnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia