Jumat, 15 Mei 2026

Kadin Jabar Dukung Penuh Operasi Jabar Manunggal untuk Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Penulis : Muhammad Aulia
21 Feb 2025 | 15:13 WIB
BAGIKAN
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur Dedi Mulyadi dalam membentuk Operasi Jabar Manunggal, sebuah langkah strategis untuk memberantas gangguan dari organisasi masyarakat (ormas) yang menghambat iklim investasi di wilayah tersebut
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur Dedi Mulyadi dalam membentuk Operasi Jabar Manunggal, sebuah langkah strategis untuk memberantas gangguan dari organisasi masyarakat (ormas) yang menghambat iklim investasi di wilayah tersebut

Bandung, investor.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Gubernur Dedi Mulyadi dalam membentuk Operasi Jabar Manunggal, sebuah langkah strategis untuk memberantas gangguan dari organisasi masyarakat (ormas) yang menghambat iklim investasi di wilayah tersebut.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, menegaskan komitmen Kadin sebagai mitra

strategis pemerintah dalam berkolaborasi dan berperan aktif dalam pembangunan ekonomi Jawa Barat. "Kami sebagai mitra strategis pemerintah siap mendukung perintah dari Pak Gubernur Dedi Mulyadi yang membentuk Operasi Jabar Manunggal. Kami apresiasi kepada Gubernur dan stakeholders," jelas Almer saat ditemui di Kota Bandung, Jumat (21/2/2025).

ADVERTISEMENT

Operasi Jabar Manunggal merupakan upaya konkret pemerintah provinsi dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan mengatasi berbagai gangguan yang sering kali terjadi di lapangan.

Almer menyebutkan bahwa Kadin Bandung akan berkoordinasi dengan pelaku industri dan pengelola kawasan industri untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi, sehingga dapat memberikan masukan yang tepat kepada Gubernur Jawa Barat guna mencari solusi efektif.

Selain penindakan tegas terhadap oknum ormas yang mengganggu, Almer juga menekankan pentingnya pemberdayaan bagi anggota ormas melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi. "Misalkan pabrik itu kan butuh security, tenaga kebersihan, mereka itu sebagiannya bisa dilibatkan di sana, tentu saja dengan profesional. Sehingga tidak ada lagi gangguan," jelasnya.

Kadin Jawa Barat berencana mengadakan rapat koordinasi dengan Kadin Indonesia dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk membahas lebih lanjut upaya bersama ini. "Kami akan segera berkoordinasi dengan Kadin Indonesia dan bagian kawasan industri.Dalam waktu dekat, kami juga akan bertemu dengan Pak Gubernur setelah beliau kembali dari Magelang untuk membahas lebih lanjut upaya bersama ini," kata Almer.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, Kadin, dan pelaku usaha, diharapkan Operasi Jabar Manunggal dapat menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia