Pantau Mobilitas Kerja, Rano Karno Minta Alat Berat Dipasangi GPS
JAKARTA, investor.id - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meminta agar seluruh alat berat pengendalian banjir dipasangi pelacak atau GPS. Hal ini dilakukan agar dia bisa memantau langsung pergerakan alat tersebut.
"Saya perintahkan kepada Plt. SDA semua alat harus pakai tracking GPS supaya bisa dipantau pergerakannya dan itu harus langsung online ke kantor saya, supaya saya bisa memantau," ujar Rano Karno usai apel di kawasan Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2025).
Pengerukan hari ini dilakukan secara serentak di 17 sungai dan kanal pada enam wilayah kota/kabupaten Jakarta. Sebanyak 122 unit alat berat dikerahkan untuk pengerukan dan 84 unit untuk pekerjaan fisik dalam penanganan banjir dikerahkan.
Pemerintah Provinsi Jakarta berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA), BPBD, Satpol PP agar pengurukan berjalan efektif dan efisien.
Rano Karno juga menyebutkan bahwa pelaksanaan pengerukan akan dilakukan secara periodik, bahkan saat bulan puasa nanti. Hal ini untuk mengantisipasi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Bayangin bulan puasa tetap kerja ya, tentu akan periodik, pasti akan periodik. Saya gak mungkin bahasanya, minimal 6 bulan sekali harus dilakukan. Karena sedimentasi ini setiap hari pasti akan bergerak," jelasnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

