Jumat, 15 Mei 2026

Cegah Aset Turun, Kejagung Titip Kebun Sawit Sitaan Seluas 221 Ribu Ha ke BUMN

Penulis : Zhulfakar
10 Mar 2025 | 13:30 WIB
BAGIKAN
Jaksa Agung ST Burhanuddin menitipkan secara simbolis aset sitaan perkebunan sawit milik PT Duta Palma kepada Menteri BUMN Erick Thohir, di Jakarta, Senin (10/3/2025)
Jaksa Agung ST Burhanuddin menitipkan secara simbolis aset sitaan perkebunan sawit milik PT Duta Palma kepada Menteri BUMN Erick Thohir, di Jakarta, Senin (10/3/2025)

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung RI menitipkan aset berupa kebun sawit seluas 221 ribu hektare (ha) ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebun sawit tersebut merupakaan barang bukti dari sitaan dugaan kasus korupsi PT Duta Palma.

Penitipan barang sitaan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung kepada Menteri BUMN. Selanjutnya, Menteri BUMN menitipkan aset tersebut kepada Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Penandatanganan berita acara penitipan berlangsung di Jakarta, Senin (10/3/2025).

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah menuturkan penitipan barang bukti ini menjadi penting karena nantinya dikelola perusahaan BUMN. Pasalnya Kejaksaan memiliki keterbatasan untuk dapat mengelola barang bukti.

ADVERTISEMENT

"Oleh karena itu Kejaksaan sejak awal sudah memohon kepada BUMN kiranya dapat ini dikelola dan bagaimana teknisnya itu nanti dibahas kembali oleh tim teknis," katanya di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (10/3/2025).

Menurut Febrie, hal ini dilakukan supaya tidak terjadi penurunan nilai aset dan menjaga tidak ada karyawan yang mengalami pengurangan atau PHK akibat penyitaan kasus tersebut.

Selain itu, tujuan penyerahan kebun sawit ini juga untuk mendukung ketahanan energi nasional. Febrie memerinci ada 9 korporasi yang terkait dengan menyita 37 bidang tanah dan bangunan dengan total 221 ribu hektare. 

"Tujuh bidang tanah seluas 43.824,52 hektar ada di provinsi Riau tersebar di Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Kampar. Lalu 21 bidang tanah perkebunan sawit lainnya seluas 137.626,01 hektar ini tersebar di Kalimantan Barat di Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas," ungkapnya.

Febrie berharap produktivitas lahan dapat tetap terjaga dan manfaat ekonomi yang sebelumnya juga akan berjalan seperti sediakala.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia