Kemkomdigi Akan Rampungkan Regulasi Transformasi Digital Industri Pos dan Logistik
JAKARTA, investor.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) segera merampungkan regulasi transformasi digital industri pos dan logistik. Kementerian menegaskan komitmennya untuk mendukung industri pos, kurir, dan logistik melalui percepatan regulasi yang lebih adaptif di era digital.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan, sektor ini memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi digital dan ketahanan nasional.
"Di era digital ini, layanan pos dan logistik tetap menjadi tulang punggung distribusi barang dan dokumen, terutama dalam mendukung perdagangan elektronik serta mobilitas ekonomi. Kami berkomitmen untuk memastikan regulasi yang mendukung keberlanjutan industri ini," tutur Menkomdigi Meutya saat audiensi bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Industri Pos, Kurir, dan Logistik seperti dikutip keterangan resmi yang diterima Jumat (14/3/2025).
Sebagai langkah konkret, jelas Meutya, Kemkomdigi tengah mempercepat penerbitan Peraturan Menteri (Permen) yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum serta menciptakan keseimbangan dalam ekosistem industri pos dan kurir di tengah tantangan persaingan global dan digitalisasi.
Menanggapi berbagai tantangan di sektor ini, Meutya Hafid menegaskan kementerian yang dipimpinnya akan terus berupaya agar regulasi yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat.
“Kami memahami tantangan yang dihadapi sektor ini. Oleh karena itu, regulasi yang kami buat harus memastikan industri pos dan logistik tetap kompetitif, sejalan dengan kepentingan nasional, dan adaptif terhadap transformasi digital,” tukasnya.
Dalam audiensi tersebut, Staf Khusus Kemkomdigi Bidang Strategis Komunikasi Rudi Sutanto, turut menyoroti peran krusial sektor ini selama pandemi Covid-19.
“Jasa kurir dan logistik telah menjadi garda terdepan saat masyarakat tidak bisa beraktivitas di luar rumah. Namun, setelah situasi membaik, perhatian terhadap sektor ini mulai berkurang. Oleh karena itu, regulasi yang baru harus memberikan kepastian dan keberpihakan pada kepentingan nasional,” ucapnya.
Ketua Umum Asperindo Muhammad Feriadi Soeprapto juga menyampaikan tantangan yang dihadapi oleh lebih dari 390 perusahaan anggota asosiasi tersebut. Ia menyoroti persaingan yang semakin ketat dengan platform digital serta regulasi yang belum sepenuhnya harmonis antar kementerian.
“Kami berharap ada regulasi yang lebih terintegrasi agar industri pos dan logistik dapat tumbuh secara sehat serta mampu bersaing dengan platform global,” sambung Feriadi.
Asperindo juga menyampaikan rencana Musyawarah Nasional (Munas) pada Mei 2025. Feriadi berharap Munas ini mendapat dukungan dari pemerintah serta menjadi ajang diskusi strategis bagi pelaku industri untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Ia pun mengundang Menkomdigi Meutya Hafid untuk menyampaikan arahan dalam acara tersebut.
Melalui percepatan regulasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, serta asosiasi, Kemkomdigi optimistis bahwa langkah ini akan menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat, inovatif, dan berdaya saing.
Dengan demikian, industri pos, kurir, dan logistik dapat terus berkembang, memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





