Jumat, 15 Mei 2026

DPR Bantah Polemik RUU TNI Penyebab IHSG Anjlok

Penulis : Monique Handa Shafira
19 Mar 2025 | 12:59 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono
Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono

JAKARTA, investor.id - Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono membantah polemik revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) menjadi sentimen negatif indeks harga saham gabungan (IHSG) sehingga terkoreksi cukup dalam.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR ini justru heran dengan kabar yang mengaitkan RUU TNI dengan penurunan IHSG. Budi pun menegaskan, tidak ada prajurit aktif yang akan ditempatkan di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Itu nanti kita bisa perlihatkan bahwa tidak ada penempatan prajurit aktif di BUMN-BUMN. Itu saya tidak mengerti itu (asumsi) dari mana,” ujar Budisatrio usai menghadiri Konferensi Pers Respon Kebijakan Mengantisipasi Volatilitas Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (19/3/2025).

ADVERTISEMENT

Budisatrio menambahkan, DPR mengedepankan supremasi sipil dan semangat reformasi. Justru pihaknya mengaku khawatir apabila ada prajurit TNI aktif yang masuk ke dalam lingkup BUMN.

Lebih lanjut, Budisatrio menjelaskan DPR mendukung kebijakan OJK untuk mematangkan peraturan-peraturan yang bisa dikeluarkan untuk meyakinkan investor melakukan keputusan investasi.

“Intinya kami semua akan mendukung teman-teman di OJK dan pemerintah,” ujar Budisatrio.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman memberikan penjelasan terkait penghentian sementara perdagangan (trading halt) yang terjadi pada perdagangan hari ini. BEI menerapkan trading halt setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% pada sesi pertama perdagangan hari ini.

"Sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) di Bursa Efek Indonesia, ketika penurunan indeks mencapai lebih dari 5%, kami melakukan trading halt. Perdagangan dihentikan sementara selama 30 menit, kemudian dibuka kembali," ujar Iman kepada wartawan di BEI, Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia