Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah akan Bangun Sekolah Rakyat di Solo Tahun Ini

Penulis : Wijayanti Putri
23 Mar 2025 | 16:14 WIB
BAGIKAN
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf bersama Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto usai menghadiri Silaturahmi dan Dialog Mensos dan Wamensos RI bersama Keluarga Penerima Manfaat Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres di Masjid Baiturrahmah, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu, 23 Maret 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf bersama Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto usai menghadiri Silaturahmi dan Dialog Mensos dan Wamensos RI bersama Keluarga Penerima Manfaat Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres di Masjid Baiturrahmah, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu, 23 Maret 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id – Pemerintah akan membangun Sekolah Rakyat di Kota Solo tahun ini. Sekolah ini untuk menampung anak-anak dari keluarga yang tidak mampu, khususnya yang masuk kategori miskin ekstrim dan juga miskin.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, Sekolah Rakyat di Kota Solo untuk menampung anak-anak dari keluarga yang masuk Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Kalau 1 dan 2 sudah tidak ada baru yang Desil 2,” ujarnya kepada awak media usai menghadiri Silaturahmi dan Dialog Mensos dan Wamensos RI bersama Keluarga Penerima Manfaat Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres di Masjid Baiturrahmah, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/3/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Gus Ipul, demikian sapaan akrab Saifullah Yusuf, Wali Kota Solo Respati Ahmad Ardianto sudah mengajukan lahan seluas 5 ribu meter persegi untuk dijadikan lokasi Sekolah Rakyat di kota bengawan ini.

“Untuk Kota Solo, mas Wali sudah mengajukan lahan seluas 5.000 meter persegi. Insyaallah mudah-mudahan di Solo salah satunya bisa dimulai tahun ini. Karena memang belum semua Indonesia bisa,” kata dia. 

Ia memaparkan, Sekolah Rakyat ke depannya memang akan dibangun di seluruh wilayah kota/kabupaten di Indonesia sesuai dengan program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan memuliakan keluarga miskin, utamanya dalam memotong mata rantai kemiskinan.

“Seperti yang disampaikan oleh bapak presiden, untuk mencetak agen-agen perubahan melalui pendidikan yang berkualitas. Dimana pendidikan yang berkualitas itu harus didukung oleh lingkungan yang berkualitas juga. Maka pilihannya adalah sekolah asrama dengan jenjang SD-SMP-SMA dan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah melalui APBN,” paparnya.

Mensos mengatakan, sudah ada sekitar 60 sekolah yang siap menjadi pilot project Sekolah Rakyat yang tersebar sebagian besar di Pulau Jawa, kemudian ada juga yang di Sumatera, Kalimantan dan Papua.

“Kira-kira yang sekarang sudah siap 53 sampai 60 sekolah, tapi besok akan tambah tergantung kondisinya. di Jawa hampir semua Pulau Jawa, sebagian juga ada di Aceh, Lampung, Papua, Kalimantan juga ada, ya hampir merata seluruh Indonesia,” ucapnya. 

Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto mengatakan, pihaknya mengajukan Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso milik Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjadi lahan Sekolah Rakyat.

“Kami mengajukan ke Pak Mensos untuk bisa dijadikan Sekolah Rakyat karena Kota Solo sudah tidak ada lahan luas, namun kami juga ingin agar anak-anak Kota Solo bisa masuk ke Sekolah Rakyat, karena sekolah ini sangat bagus konsepnya, boarding dan pendidikannya tidak hanya mata pelajaran namun juga pendidikan karakter,” pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia