Jumat, 15 Mei 2026

Tips Tangani Pemudik Sakit dalam Perjalanan

Penulis : Indah Ayu Pujiastuti
30 Mar 2025 | 23:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pemudik Lebaran yang alami sakit di perjalanan. (Foto: Allianz)
Ilustrasi pemudik Lebaran yang alami sakit di perjalanan. (Foto: Allianz)

JAKARTA, investor.id – Di momen Lebaran sejumlah besar pemudik akan bepergian ke luar kota. Agar mudik berjalan lancar, penting bagi para pemudik mendeteksi kondisi kesehatannya terlebih dahulu sebelum melakukaan perjalanan.

Head of Claim Cashless, Credentialing, Payment, and Data Analytics Allianz Life Indonesia dr. Tubagus Argie Sunartadirdja (Argie) mengingatkan sejumlah penyakit dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan saat mudik.

"Beberapa penyakit yang dianggap sederhana, apabila dibiarkan dan tidak ditangani bisa menganggu kesehatan dan kenyamanan saat mudik," paparnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (30/3/2025).

ADVERTISEMENT

Ada pun beberapa kondisi penyakit yang rentan terjadi selama mudik misalnya gangguan pencernaan (diare dan maag), demam dan flu, sakit kepala, serta mual ringan. Agar mudik berjalan dengan lancar dan nyaman, Allianz Indonesia memberikan beberapa tips bagi pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh.

Tips pertama yaitu dengan memperbanyak konsumsi cairan.

"Ketika kondisi tubuh kelelahan dan mengalami dehidrasi, tubuh menjadi lemas dan daya tahan tubuh menurun. Tips pertolongan pertama yang bisa dilakukan yaitu mengonsumsi cairan yang cukup," ucap Argie. Apalagi jika mengalami diare, biasanya cairan tubuh akan keluar lebih banyak.

Penting untuk rehidrasi dengan larutan oralit untuk membantu mengatasi kondisi ini.

"Dengan mengonsumsi cairan yang cukup, kita bisa mengembalikan keseimbangan elektrolit akibat dehidrasi," imbuhnya.

Selain itu, mengonsumsi cairan yang akan mengembalikan fokus dan mengurangi rasa lelah karena tubuh tetap terhidrasi selama perjalanan panjang.

Tips kedua adalah makan secara teratur. Argie menjelaskan, ketika kondisi tubuh sedang terasa kurang fit, pemudik harus menjaga pola makan yang teratur.

"Perlu diingat bahwa perubahan pola makan yang mendadak saat perjalanan jauh dapat memicu masalah pencernaan, seperti maag," lanjut dia.

Selain memperhatikan pola makan yang teratur, penting juga untuk memilih makanan yang kebersihannya terjaga agar tidak terkena diare.

"Kita juga harus memastikan agar porsi makanan masih wajar dan memilih makanan yang mudah dicerna. Dengan memastikan makan seara teratur dan tidak berlebihan, langkah ini bisa menghindari penurunan energi atau gangguan lambung yang menghambat kenyamanan saat mudik," sambung Argie.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia