Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Menteri Turun Tangan Negosiasi Tarif Trump

Penulis : Celvin M. Sipahutar
7 Apr 2025 | 21:54 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato dalam acara pengumuman tarif baru di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, AS pada Rabu (2/4/2025). (Foto: AP/ Mark Schiefelbein)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpidato dalam acara pengumuman tarif baru di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, AS pada Rabu (2/4/2025). (Foto: AP/ Mark Schiefelbein)

JAKARTA, investor.id – Tiga menteri Kabinet Merah Putih turun tangan untuk menangani negosiasi tarif Trump. Presiden Prabowo Subianto memang telah mengambil sikap untuk menghadapi pengenaan tarif impor 32% yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Presiden Prabowo siap bernegosiasi dengan AS dan akan mengirimkan para menterinya dalam tim lobi tingkat tinggi, kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Perwakilan Indonesia yang diutus Prabowo untuk bernegosiasi dengan pihak AS adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

ADVERTISEMENT

"Pak presiden menugaskan saya, menteri luar negeri, dan menteri keuangan," beber Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/4/2025).

Otoritas perdagangan AS telah memberikan tenggat kepada Indonesia untuk merespons kebijakan tarif resiprokal baru oleh Presiden Trump pada 9 April 2025.

Airlangga memastikan, sikap resmi RI akan diambil sebelum tenggat waktu tersebut melalui komunikasi dengan sejumlah pejabat penting seperti Secretary of Commerce dan US Trade Representative (USTR).

Airlangga menerangkan, rencananya Presiden Prabowo juga akan menyampaikan sikap resmi Indonesia terkait pengenaan tarif Trump berupa bea impor 32% besok, Selasa (8/4/2025).

"Tunggu besok jam 13.00 di acara di Bank Mandiri Bapindo, karena yang akan menyampaikan bapak presiden langsung," imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan membuka jalur negosiasi dagang dengan AS terkait pengenaan tarif Trump. Prabowo menilai, kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan oleh Trump adalah bentuk perlindungan terhadap kepentingan nasional AS.

Namun, ia juga menyatakan Indonesia berhak menilai dan menanggapi kebijakan tersebut secara strategis. Oleh karena itu, Indonesia akan mengirimkan tim lobi tingkat tinggi ke AS guna memulai perundingan yang konstruktif dan saling menguntungkan.

"Perang dagang kita juga terdampak, tetapi kita tetap tenang. Kita punya kekuatan dan akan berunding dengan semua negara, termasuk Amerika," ucap Prabowo di Kabupaten Majalengka, Senin.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia