Bahasa Inggris Bekal Generasi Muda Hadapi Tantangan Global
JAKARTA, Investor.id – Bahasa Inggris menjadi salah satu bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan global yang diprediksi makin ketat. Di masa depan, generasi muda Indonesia dituntut mampu berkomunikasi secara global dengan bahasa Inggris, berpikir kritis, dan percaya diri.
Seiring dengan itu, EF Kids & Teens yang bertransformasi menjadi English 1 berkomitmen menghadirkan pendidikan bahasa Inggris berkualitas dengan identitas yang lebih segar dan relevan bagi generasi masa kini. English 1 telah hadir 30 tahun hadir di Indonesia sebagai jaringan sekolah bahasa Inggris terpercaya.
Perubahan nama ini menandai babak baru dalam komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas dengan identitas yang lebih segar dan relevan bagi generasi masa kini.
Perjalanan rebranding ini didukung oleh dua kampanye utama, yakni “Say Hello to the Future” yang diluncurkan selama fase pra-peresmian dan #HelloEnglish 1, menjadi penanda hari peluncuran resmi. Kampanye ini hadir di berbagai kanal promosi, baik online maupun offline, dan disampaikan secara resmi kepada publik, Senin (21/4/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen English 1, pengajar, murid, serta para orang tua. Hadir pula Aida Perez selaku representatif dari English One AG dan Tasya Kamila, mantan penyanyi cilik yang kini menjadi seorang ibu, untuk ikut menyuarakan pentingnya pendidikan bahasa Inggris sejak dini.
President Director English 1 Matthew Kenley antusias terhadap rebranding ini. Dia menjelaskan, transformasi ini bukan tentang perubahan, melainkan keberlanjutan dan evolusi. English 1 tetap mengusung nilai-nilai inti, metode pengajaran, dan kualitas pendidikan yang telah dipercaya oleh para orang tua dan murid. Nama dan logo baru hadir dengan semangat baru, namun kualitas tetap sama.
“Misi kami tetap sama: memberdayakan anak-anak dengan pendidikan bahasa Inggris terbaik,” ungkap dia dalam siaran pers, dikutip Selasa (21/4/2025).
Marketing Director English 1 Rhea Danaparamita menekankan, kampanye “Say Hello to the Future” dan #HelloEnglish1 tidak hanya merayakan perubahan nama, tetapi juga mengajak orang tua untuk membekali anak sejak dini dengan skill penting yang akan relevan di masa depan.
Rhea menyoroti pentingnya kesiapan anak-anak menghadapi masa depan global, di mana kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal utama. Tantangan dunia kerja dan pendidikan di masa depan menuntut generasi muda Indonesia untuk mampu berkomunikasi secara global, berpikir kritis, dan percaya diri.
“Kami ingin mendorong para orang tua untuk melihat English 1 sebagai mitra jangka panjang dalam membentuk anak-anak mereka menjadi individu yang siap menghadapi dunia global melalui pendidikan bahasa Inggris yang menyenangkan, relevan, dan bermakna,” ungkap Rhea.
English 1 tetap mempertahankan pendekatan pembelajaran yang telah terbukti efektif bagi murid di Indonesia, yakni sistem learn (belajar), try (mencoba), dan apply (praktik langsung).
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






