Jumat, 15 Mei 2026

Sahroni: Negara Tak Boleh Kalah dari Preman dan Ormas

Penulis : Yustinus Patris Paat
5 Mei 2025 | 15:15 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni saat mengisi seminar dan talk show di Kota Kediri, Jawa Timur. (B-Universe Photo/Anis Firmansah)
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni saat mengisi seminar dan talk show di Kota Kediri, Jawa Timur. (B-Universe Photo/Anis Firmansah)

JAKARTA,investor.id- Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mendesak negara dan aparaturnya tidak boleh kalah dari organisasi kemasyarakatan (ormas) dan preman yang melakukan tindakan semena-mena. Negara harus bersikap tegas kepada para pihak yang mengacau.

Hal itu disampaikan, untuk merespons tindakan anarkis yang dilakukan ormas belakangan ini. Bahkan, kata dia, ormas tertentu berani membuat onar hingga membakar tiga mobil polisi di Depok, Jawa Barat. Kini di beberapa daerah, seperti oleh para pecalang di Bali, telah menolak keberadaan ormas di wilayahnya.

“Negara tidak boleh didikte, kalah, dan tunduk kepada siapa pun, apalagi sama para preman berkedok ormas ini. Dan ormas ini tidak berhak melakukan penyegelan, menyerang, atau melakukan penegakan hukum dalam bentuk apa pun. Semua itu kewenangannya aparat penegak hukum, bukan ormas," ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (5/5/2025).

ADVERTISEMENT

Sahroni juga meminta setiap ormas berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menyelenggarakan kegiatan dalam bentuk apa pun. Dia mengingatkan ormas tak boleh bergerak sendirian.

“Kalaupun ormas ingin melakukan kegiatan-kegiatan kamtibmas, itu wajib di bawah koordinasi dan arahan dari pihak kepolisian. Tidak boleh asal bergerak, seakan-akan menjadi representasi negara dalam menegakkan hukum," tandas dia.

Sahroni juga menegaskan bahwa ormas bukan penegak hukum. Karena itu, Sahroni mengimbau masyarakat tidak takut melaporkan ormas yang bertindak semena-mena.

Enggak ada ceritanya ormas itu jadi penegak hukum. Jadi masyarakat jangan takut laporkan ormas yang bertindak semena-mena, apalagi kriminal. Nanti polisi yang akan menindak tegas mereka semua," pungkas Sahroni.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia