Jumat, 15 Mei 2026

Komunikasi Sebatas Silaturahmi, Jokowi Tepis Isu Turut Kendalikan Pemerintahan

Penulis : Wijayanti Putri
7 Mei 2025 | 14:26 WIB
BAGIKAN
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) saat menjawab pertanyaan awak media di kediamannya di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 7 Mei 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) saat menjawab pertanyaan awak media di kediamannya di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu, 7 Mei 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menepis kabar yang menyatakan dia masih turut mengendalikan jalannya pemerintahan, bahkan isu yang beredar menyebut Prabowo Subianto sebagai presiden boneka yang dikendalikan Jokowi.

“Ndak ada, ndak ada (mengendalikan Prabowo). Saya melihat kepemimpinan Pak Prabowo adalah kepemimpinan yang kuat. Beliau memiliki visi yang kuat, memiliki leadership yang kuat, program-programnya juga jelas. Step-step perencanaan diimplementasi juga baik,” tandas Jokowi menjawab pertanyaan media. 

Mantan Wali Kota Solo itu mengakui, memang ada komunikasi dengan Presiden Prabowo, namun lebih kepada bentuk silaturahmi. Jokowi juga membantah jika sering berkomunikasi dengan Presiden Prabowo, apalagi rutin.

ADVERTISEMENT

“Ndak ada (komunikasi rutin). Ya memang ada beberapa komunikasi, misalnya telepon mengucapkan selamat tahun baru, yaa jam 1 malam. Telepon video call untuk ucapan selamat hari raya Idul Fitri. Yang lainnya nggak (masukan-masukan),” ujarnya di kediaman Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Solo, Rabu (7/5/2025).

Jokowi mengatakan, komunikasi yang dilakukan dirinya dengan Presiden Prabowo sama halnya komunikasi dirinya dengan mantan presiden lainnya. 

“Beliau ada beberapa berkomunikasi dengan mantan presiden dan juga tidak hanya dengan saya, dengan Ibu Megawati (Soekarnoputri, Presiden ke-5 RI), dengan Pak SBY (Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono) kan juga berkomunikasi,” ucap Jokowi.

Karena itu ia pun meminta agar semua pihak tidak memikirkan kemungkinan-kemungkinan negatif dari komunikasi yang dilakukan Presiden Prabowo dengan dirinya atau dengan mantan-mantan presiden lainnya.

“Jangan membayangkan seperti itu (presiden boneka), karena beliau memiliki kepemimpinan leadership yang sangat kuat. Visinya kuat untuk bangsa dan negara rakyat kita,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menanggapi isu yang menyebut dirinya sebagai presiden boneka yang dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menegaskan hal tersebut tidak benar dan mengklarifikasi rumor yang beredar yang mengatakan Jokowi menghubunginya setiap malam.

“Seolah-olah Pak Jokowi tiap malam telepon saya, saya katakan itu tidak benar,” tegas Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (5/5/2025).

Menurut Presiden Prabowo, melakukan konsultasi antarpemimpin adalah hal yang wajar. Ia menyebutkan meminta pendapat atau saran dari pemimpin sebelumnya justru menunjukkan seorang pemimpin itu bijaksana, terutama dengan pengalaman panjang Jokowi yang menjabat selama 10 tahun.

Prabowo bahkan mengakui konsultasi tidak hanya dilakukan dengan Jokowi, tetapi juga dengan presiden-presiden RI lainnya seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Megawati Soekarnoputri.

“Saya menghadap Bu Mega, tidak ada masalah. Kalau bisa menghadap Gus Dur, saya akan melakukannya. Bahkan, Pak Harto dan Bung Karno juga meminta pandangan dan saran,” tambahnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia