Jumat, 15 Mei 2026

Bareskrim Polri Nyatakan Ijazah UGM Jokowi Asli 

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
22 Mei 2025 | 15:10 WIB
BAGIKAN
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memberikan keterangan kepada awak media terkait aduan TPUA soal dugaan ijazah palsu Jokowi di Polresta Solo, Jawa Tengah, Kamis, 8 Mei 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro memberikan keterangan kepada awak media terkait aduan TPUA soal dugaan ijazah palsu Jokowi di Polresta Solo, Jawa Tengah, Kamis, 8 Mei 2025. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

JAKARTA, investor.id - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri menyampaikan hasil penyelidikan atas dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).  Hasilnya, ijazah pendidikan S1 Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dinyatakan asli karena identik dengan bukti pembanding.

"Antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Disampaikan Djuhandhani, penyelidik telah mendapatkan ijazah UGM Jokowi. Ijazah tersebut lalu diuji secara laboratoris dan dibandingkan dengan tiga sampel lainnya. Dari sini, ditarik kesimpulan ijazah Jokowi identik dengan pembanding lainnya.

ADVERTISEMENT

"Sampel pembanding dari tiga rekan pada masa menempuh perkuliahan di Fakultas Kehutanan UGM, meliputi bahan kertas, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan milik dekan dan rektor dari peneliti tersebut," ungkap Djuhandhani.

Dari hasil penyelidikan ini, Polri menyatakan tak ada unsur pidana berkaitan dengan isu ijazah Jokowi. Kepolisian mengaku telah menggali keterangan banyak saksi maupun menganalisis berbagai dokumen terkait untuk kemudian menarik kesimpulan. 

Kesimpulan ini berdasarkan hasil ekspose yang dilakukan kepolisian. Dengan demikian, kepolisian memutuskan untuk menghentikan penyelidikan.

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait dugaan kasus tudingan ijazah palsu. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengambil ijazah yang sebelumnya sempat diperiksa Bareskrim untuk proses penyelidikan dalam rangka kelanjutan aduan dari Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia