Polri Sampaikan Bukti Jokowi Lulus SMA 6 Surakarta dan Masuk UGM Tahun 1980
JAKARTA, investor.id - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri memastikan Presiden ke-7 RI sempat menempuh pendidikan di SMA 6 Surakarta kemudian masuk ke Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1980.
Kesimpulan ini berdasarkan hasil penyelidikan polisi terkait dugaan ijazah palsu Jokowi yang dilaporkan Tim Pembela Aktivis dan Ulama (TPUA).
"Penyelidik juga menemukan fakta Bapak Ir Joko Widodo adalah benar lulusan SMA 6 Surakarta yang juga merupakan SMPP Surakarta pada tahun 1980," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Kesimpulan ini didasari adanya surat tanda tamat belajar (STTB) atas nama Joko Widodo yang sudah diuji lab sekaligus dibandingkan dengan tiga rekan seangkatan. Dari sini, polisi menyimpulkan bukti tersebut identik dengan bahan pembanding.
"Antara bukti dan pembanding identik berasal dari satu produk yang sama," ujar Djuhandhani.
Selain itu, Polri juga membenarkan Jokowi mendaftar dan masuk ke Fakultas Kehutanan UGM tahun 1980. Hal ini didasari adanya bukti antara lain pengumuman di koran seputar peserta yang lulus ujian masuk UGM, yang di dalamnya tercantum nama Joko Widodo.
"Koran tersebut telah dipastikan keasliannya melalui keterangan staf perpustakaan," ungkap Djuhandhani.
Selain itu, ada juga bukti koran yang berisi seputar jadwal pendaftaran ulang Fakultas Kehutanan UGM pada 28 Juli 1980. Hal ini selaras dengan dokumen registrasi mahasiswa tahun 1980/1981 atas nama Joko Widodo tertanggal 28 Juli 1980.
Bukti berikutnya yakni surat pernyataan atau janji mahasiswa atas nama Joko Widodo tanggal 28 Juli 1980. Dokumen ini telah diuji lab dan dinyatakan identik dengan bahan pembanding.
Dari hasil penyelidikan ini, Polri menyatakan tak ada unsur pidana berkaitan dengan isu ijazah Jokowi. Kepolisian mengaku telah menggali keterangan banyak saksi maupun menganalisis berbagai dokumen terkait untuk kemudian menarik kesimpulan.
Kesimpulan ini berdasarkan hasil ekspose yang dilakukan kepolisian. Dengan demikian, kepolisian memutuskan untuk menghentikan penyelidikan.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






