Jumat, 15 Mei 2026

Pramono Anung Ajak Sejumlah Pemda Kolaborasi Kelola Kota

Penulis : Mita Hapsari
17 Jun 2025 | 17:44 WIB
BAGIKAN
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan paparan dalam Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama, Selasa (17/6/2025).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan paparan dalam Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama, Selasa (17/6/2025).

JAKARTA, investor.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku bersemangat untuk melahirkan kolaborasi antardaerah melalui Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama. Dia pun berharap, Jakarta dapat bekerja sama dalam bidang pertanian, transportasi, dan pengelolaan sampah.

Forum ini beranggotakan 10 pemerintah daerah (pemda), yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Lampung, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Jakarta sangat senang, gembira untuk bisa bekerjasama, berkolaborasi dengan semua kepala daerah yang ada di 10 provinsi ini. Maka dengan demikian yang pertama, saya ingin secara terbuka membahas apa yang bisa dikerjasamakan," kata Pramono saat jadi tuan rumah forum ini, Selasa (17/6/2025).  

ADVERTISEMENT

Pramono mendorong salah satu kerja sama dalam bidang transportasi dengan pemerintah daerah sekitar dalam upaya mengatasi kemacetan. Salah satu upaya yang ditempuh dengan memperluas rute Transjabodetabek.

"Kemacetan di Jakarta tidak bisa diselesaikan dengan Transjakarta. Kami secara terbuka akan mendorong yang disebut dengan Transjabodetabek. Untuk Transjabodetabek ini, wilayah yang bersinggungan langsung dengan Jakarta adalah Jawa Barat dan Banten. Maka kami akan membuka kurang lebih 10 rute baru. Sekarang yang sudah dibuka 5, akan ada 5 lagi," jelas Pramono. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah menetapkan 15 golongan masyarakat yang berhak mendapatkan layanan gratis naik Transjakarta. Ia menjelaskan, subsidi untuk memfasilitasi hal tersebut dilakukan melalui berbagai cara.

"Bagaimana caranya untuk memberikan subsidi? Maka kami pasti (tarif) parkir akan saya naikkan. Kedua, kalau sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat, Electronic Route Pricing (ERP) kami jalankan Dengan demikian orang mau bawa mobil monggo-monggo aja tapi bayar, " jelas Pramono.

Pramono pun menjelaskan, subsidi untuk warga di luar Jakarta dilakukan dengan penerapan ERP tersebut, sehingga ada asas keadilan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 42 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 46 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia