DPR Minta Pemerintah Evaluasi Pengelolaan dan Administrasi Pulau di Indonesia
JAKARTA, investor.id - Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah mengevaluasi administrasi pengelolaan pulau-pulau yang ada di Indonesia. Hal ini buntut dari kasus dugaan penjualan empat pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) via situs https://www.privateislandsonline.com.
"Kami juga sudah meminta Pemerintah, dan berkoordinasi dengan Pemerintah untuk mengevaluasi pengelolaan dan menata ulang terkait administrasi pulau-pulau yang ada di Indonesia," kata Puan kepada wartawan Selasa (24/6/2025).
Puan menyampaikan, Komisi IV DPR bakal mengawal penjualan pulau tersebut, termasuk soal melihat bentuk evaluasi pemerintah terkait pengelolaan pulau-pulau di Indonesia.
Dia menyinggung, pulau-pulau di Indonesia tak bisa dimiliki 100%, terlebih dijual melalui sebuah website.
"Jadi nanti sesuai dengan mekanismenya melalui komisi terkait dan tentu saja yang akan dilakukan oleh Pemerintah, kami minta pengelolaan dan penataan administrasi untuk memitigasi semua pulau yang ada di Indonesia,” ujarnya.
“Jangan sampai ada salah penggunaan pulau-pulau yang ada di Indonesia," sambung dia.
Sebelumnya, empat pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) via situs https://www.privateislandsonline.com. Keempat pulau yang diiklankan tersebut yakni Pulau Rintan, Mala, Tokongsendok, dan Nakob.
Penjual empat pulau tersebut mencantumkan deskripsi keindahan pulau yang bisa dikembangkan menjadi resort ekowisata lantaran lokasi pulau hanya sekitar 200 mil laut dari Singapura.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan empat pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tidak dapat dimiliki sepenuhnya oleh individu.
“Prinsipnya, tidak ada pulau yang bisa dimiliki pribadi secara keseluruhan. Ada batas yang diatur dalam undang-undang. Maksimal hanya boleh dikuasai sampai 70%,” ujar Bima.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





