Jumat, 15 Mei 2026

Mensesneg Luruskan Informasi, Prabowo Tak Perintahkan Gibran Berkantor di Papua

Penulis : Ilham Oktafian
9 Jul 2025 | 14:58 WIB
BAGIKAN
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara (Jubir) Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi. (Sumber: Kemensesneg)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara (Jubir) Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi. (Sumber: Kemensesneg)

JAKARTA, investor.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan Presiden Prabowo tak memerintahkan Gibran Rakabuming Raka berkantor di Papua. Hal ini untuk meluruskan kabar yang beredar di publik mengenai penugasan Wapres ke Papua.

"Kami mau meluruskan bahwa tidak benar yang disampaikan atau yang bergembang di publik bahwa Bapak Presiden menugaskan," katanya kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Rabu (9/7/2025).

Prasetyo tak menampik bahwa dalam Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua memungkinkan Gibran berkantor di sana. Namun, dalam hal ini status Gibran sebagai kepala koordinasi percepatan pembangunan Papua, bukan kewajiban berkantor di sana.

ADVERTISEMENT

"Tapi kalau dalam konteks mungkin ya sesekali melakukan rapat koordinasi beliau akan berkunjung ke sana atau bahkan mungkin sempat berkantor di sana, ya tidak ada masalah juga," ujar Prasetyo.

Nantinya, pejabat yang berkantor di Papua di antaranya Tim Satgas maupun anggota badan percepatan pembangunan Papua. 

"Ya sebetulnya turunan dari tim percepatan itu akan dibentuklah semacam Badan atau Satgas untuk operasional harian di lapangannya," kata dia.

"Inilah yang kalau ada istilah berkantor di Papua atau beraktivitas lebih banyak di Papua nantinya akan ada tim Satgas atau tim badan percepatan inilah yang ada di sana," imbuhnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia