Jumat, 15 Mei 2026

Turut Bantu Penyelidikan Beras Oplosan, Kejagung Panggil 6 Produsen Beras 

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
24 Jul 2025 | 17:53 WIB
BAGIKAN
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejagung, Jakarta, Rabu (16/7/2025).
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejagung, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) turun tangan membantu penyelidikan kasus beras tak sesuai ketentuan atau dikenal sebagai beras oplosan. Kejagung sudah melayangkan panggilan ke enam perusahaan untuk meminta keterangan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan, dalam proses penyelidikan ini, Kejagung memanggil enam perusahaan, di antaranya PT Wilmar Padi Indonesia. Mereka diminta memberi keterangan pada Senin (28/7/2025). 

"Yang pertama PT Wilmar Padi Indonesia, yang kedua PT Food Station, yang ketiga PT Belitang Panen Raya, keempat PT Unifood Candi Indonesia, kelima PT Subur Jaya Indotama, keenam PT Sentosa Utama Lestari Javagroup," ujar Anang di Jakarta, Kamis (24/7/2025).

ADVERTISEMENT

Disampaikan Anang, pihaknya mendalami dugaan ini demi memastikan distribusi beras ke masyarakat sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Pihaknya ingin distribusi beras ke masyarakat dapat berjalan lancar tanpa ada penyimpangan.

"Tujuan dari proses hukum yang kita lakukan ini dengan harapan ke depannya dapat mengembalikan proses atau ekosistem distribusi dan penjualan beras dilaksanakan dengan sesuai ketentuan," ungkap Anang. 

Satgas Pangan Polri diketahui juga membuka penyidikan terkait masalah beras oplosan tersebut. Untuk itu, Anang menyampaikan koordinasi akan dilakukan agar penanganan kasus ini tidak berbenturan dengan lembaga penegak hukum yang lain

"Dalam rangka melaksanakan tugas dan penyelidikan ini, tentunya kita Satgassus P3TPK Gedung Bundar akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Satgas Pangan dari Mabes Polri dan Gugus Ketahanan Pangan dari TNI," kata Anang.  

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 22 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia