Aksi Demo di Depan DPR Bikin Transportasi di Sejumlah Tempat Lumpuh
JAKARTA, investor.id - Aksi demonstrasi besar-besaran di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, membuat moda transportasi publik andalan masyarakat Jakarta dan sekitarnya terganggu. KRL dari Rangkasbitung, Parung Panjang, dan Serpong tidak bisa menuju Palmerah dan Tanah Abang.
Penumpang yang hendak menggunakan KRL atau hendak menuju stasiun Palmerah dan Tanah Abang dari daerah tersebut harus berhenti di Staisun Kebayoran. Hal ini lantaran di sekitar area Palmerah dipadati massa demonstran.
“Saat ini perjalanan Commuter Line Rangkasbitung/Parung Panjang/Serpong–Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran dan kembali menuju Serpong/Parung Panjang/Rangkasbitung. Hal ini imbas adanya kerumunan massa yang berkumpul di perlintasan kereta api saat aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR/MPR,” tulis pengumuman resmi KAI Commuter melalui akun media sosial @CommuterLine.
Sedangkan layanan bus Transjakarta juga mengalami gangguan akibat rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan di sekitar DPR. Melalui akun resminya di platform X, Transjakarta menyampaikan beberapa rute harus dihentikan sementara, dipangkas, atau dialihkan.
Beberapa perubahan layanan tersebut antara lain:
• Rute S61 (Blok M–Alam Sutera): Tidak beroperasi sementara.
• Rute 8C (Kebayoran Lama–Tanah Abang) & 9E (Kebayoran Lama–Jelambar): Dihentikan sementara.
• Rute 8N (Kebayoran–Petamburan via Asia Afrika): Tidak beroperasi sementara.
• Rute 10H (Tanjung Priok–Bundaran Senayan): Diperpendek hanya sampai Kemanggisan.
• Rute 6V (Ragunan–Senayan Bank DKI): Dialihkan akibat kendala teknis di sekitar Halte Tegal Mampang, sempat tidak melayani Halte Pasar Santa–Rawa Barat, namun kemudian kembali normal pukul 16.08 WIB.
Transjakarta meminta penumpang untuk selalu memperhatikan informasi terbaru melalui kanal resmi dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas.
Kericuhan yang terjadi di sekitar DPR RI tidak hanya memengaruhi kawasan Senayan, juga memberikan dampak domino pada mobilitas masyarakat di berbagai titik Jakarta.
Penutupan jalan arteri dan tol, pembatasan perjalanan KRL, hingga perubahan rute Transjakarta membuat banyak warga harus mencari alternatif transportasi di tengah kemacetan.
Situasi ini menegaskan betapa aksi unjuk rasa berskala besar di pusat ibu kota selalu berpotensi melumpuhkan aktivitas masyarakat, khususnya di sektor transportasi umum yang menjadi tumpuan jutaan orang setiap harinya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





