Jumat, 15 Mei 2026

Satgas Pangan Tetapkan 28 Tersangka terkait Kasus Beras

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
26 Aug 2025 | 16:22 WIB
BAGIKAN
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf berbicara dengan awak media di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (12/3/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf berbicara dengan awak media di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (12/3/2025). ANTARA/Nadia Putri Rahmani.

JAKARTA, investor.id - Satgas Pangan Polri melaporkan sudah menjerat puluhan tersangka terkait kasus beras se-Indonesia. Mayoritas dari para tersangka yang tersandung kasus ini berkaitan dengan operasional maupun produksi beras.

Kepala Satgas Pangan Polri Helfi Assegar menuturkan, dari 25 perkara terdapat 28 tersangka, dan rata-rata terkait dengan masalah operasional produksi beras. 

Helfi berharap tak ada lagi pihak yang tersandung kasus hukum terkait kasus beras nasional. Dia menekankan, berbagai upaya pencegahan sebetulnya telah dilakukan dengan menggandeng kementerian/lembaga terkait.

ADVERTISEMENT

Upaya penegakan hukum dipastikan merupakan langkah terakhir untuk menindak segala bentuk penyalahgunaan beras

"Harusnya dengan penegakan hukum ini bisa mengerem para pelaku usaha yang memang berniat masih seperti yang kemarin, sebelum dilakukan penegakan hukum," ujar Helfi saat diskusi terkait perberasan nasional di kantor Ombudsman RI, Jakarta, Selasa (26/8/2025). 

Helfi menekankan, pihaknya tidak menargetkan produsen beras tertentu dalam menindak praktik penyalahgunaan beras. Dia pun mengimbau para pelaku usaha terkait untuk menjual beras yang sesuai dengan komposisi sebagaimana tertera di label.

Helfi menegaskan perlunya perbaikan dalam tata kelola beras nasional. Pihaknya pun akan mengambil peran dengan melakukan penertiban agar penyalahgunaan beras tak kembali terjadi.

"Kita hanya membantu untuk menertibkan supaya tidak terjadi," ungkap Helfi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 54 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 56 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia