Jumat, 15 Mei 2026

Polisi Catat Banyak Aksi Demo, Isu HAM hingga Program Pemerintah Disorot

Penulis : Andrew D. Tito
1 Sep 2025 | 10:52 WIB
BAGIKAN
Jakarta kembali dipenuhi gelombang aksi unjuk rasa pada Senin (1/9/2025). (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)
Jakarta kembali dipenuhi gelombang aksi unjuk rasa pada Senin (1/9/2025). (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)

JAKARTA, investor.id – Jakarta kembali dipenuhi gelombang aksi unjuk rasa pada Senin (1/9/2025). Sejumlah elemen masyarakat, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat sipil menggelar demonstrasi di berbagai titik di wilayah Jakarta Pusat.

Catatan Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan, aksi-aksi ini berlangsung di kawasan Tanah Abang, Gambir, Senen, Menteng, hingga Sawah Besar dengan isu yang beragam. Mulai dari isu hak asasi manusia (HAM), pendidikan, hingga dugaan kasus korupsi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Ruslan Basuki menegaskan, seluruh kegiatan protes yang digelar telah memenuhi prosedur dengan adanya pemberitahuan sebelumnya. “Aksi dilaksanakan sesuai dengan pemberitahuan,” ujar Ruslan, Senin (1/9/2025).

ADVERTISEMENT

Rangkaian Aksi di Berbagai Titik Jakarta
1. Gedung DPR/ MPR RI
Aliansi BEM Tangerang Selatan menjadi salah satu kelompok yang menggelar demonstrasi di depan DPR/ MPR RI. Aksi dipimpin oleh Reza Riskiawan dan Ahmad Ryani dengan sekitar 50 peserta.

Tuntutan mereka mencakup penyelesaian kasus pelanggaran HAM 1998 yang hingga kini masih dianggap belum tuntas, pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, penurunan gaji anggota DPR, penolakan RUU KUHAP, hingga kritik terhadap program strategis nasional (PSN) yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil.

2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Di depan kantor Kemendikbudristek, seorang mantan dosen Universitas Muhammadiyah Madiun menggelar aksi tunggal. Ia menyoroti keberpihakan tim audit Inspektorat Jenderal dalam kasus dugaan ijazah ilegal 2022, yang menurutnya masih menyisakan banyak kejanggalan dan belum mendapat kejelasan hukum.

3. Kantor Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik)
Koalisi Mahasiswa Nusantara (Kamnas) menyuarakan kritik keras terhadap dugaan korupsi dalam distribusi anggaran beasiswa. Aksi ini menyoroti pentingnya transparansi pengelolaan dana pendidikan agar benar-benar bisa dirasakan mahasiswa yang membutuhkan, bukan justru menjadi bancakan oknum tertentu.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia