Minggu, 21 Juni 2026

Satgas Haji Amankan 8 Orang Diduga Haji Ilegal, Modusnya Pakai Visa Tenaga Kerja

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
30 Apr 2026 | 19:58 WIB
BAGIKAN
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

JAKARTA, investor.id - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri yang tergabung dalam Satgas Haji mendalami praktik pemberangkatan haji ilegal. Terbaru, delapan orang diperiksa atas dugaan menjalankan kegiatan haji ilegal.

"Bekerja sama dengan rekan-rekan Imigrasi Soekarno-Hatta, kami telah melakukan pemeriksaan pada tanggal 18 April kemarin, delapan orang patut diduga melaksanakan kegiatan haji ilegal," kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni di Jakarta, Kamis (30/4/2026). 

Irhamni menyampaikan, salah satu dari delapan orang tersebut merupakan sosok otak yang menyiapkan administrasi hingga visa.

ADVERTISEMENT

Pihaknya bekerja sama dengan jajaran Imigrasi untuk memeriksa saksi-saksi dalam rangka mendalami dugaan praktik haji ilegal tersebut. Kepolisian menduga praktik ini dilakukan dengan modus visa tenaga kerja.

"Mereka sudah 127 kali sejak 2024 memberangkatkan kegiatan haji ilegal. Mereka mencari warga negara kita, masyarakat Indonesia, direkrut untuk bisa melakukan atau diberangkatkan haji ilegal, mengatasnamakan dengan visa tenaga kerja," ungkap Irhamni. 

Visa tenaga kerja ini, ungkap Irhamni, untuk menunjukkan seolah-olah mereka diberangkatkan untuk bekerja. Padahal, berdasarkan percakapan di HP, diketahui mereka ternyata berniat naik haji.

Irhamni memastikan, kepolisian akan mengejar para pelaku yang terlibat dalam praktik haji ilegal untuk diproses hukum. Dia pun mengimbau masyarakat jangan terpancing oleh tawaran mendaftar haji ilegal dengan modus memakai visa tenaga kerja.

Irhamni juga mewanti-wanti masyarakat terkait adanya ajakan ibadah haji tanpa antre. Menurutnya, ajakan ini menjadi salah satu modus yang digunakan pelaku haji ilegal. 

"Tentunya kalau normal itu harus antre beberapa tahun, akan tetapi biasanya kan diiming-imingi tahun ini daftarnya tahun ini. Saya kira itu tidak mungkin," pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 7 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia