Sabtu, 4 April 2026

Gandeng Analis PPATK, Polri Bidik 16 Pejabat BC

Penulis : Oleh Farouk Arnaz
18 Nov 2013 | 16:46 WIB
BAGIKAN

JAKARTA- Direktorat Subdit Money Laundering Direktorat Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri memastikan tak hanya berhenti pada Heru Sulistyono (HS), Kepala Sub-Direktorat Ekspor Ditjen Bea dan Cukai (BC), yang telah dijadikan tersangka dan telah ditahan dalam kasus suap dan pencucian uang.

Direktorat yang digawangi oleh Brigjen Arief Sulistyanto itu tengah memelototi rekening milik 16 pejabat bea cukai lainnya yang diduga kuat mempunyai transaksi mencurigakan sebagaimana temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Ada 3 orang analisis PPATK yang akan ditugaskan oleh Kepala PPATK membantu kami. Mereka fokus melakukan pemeriksaan dan analisis terhadap transaksi HS dan juga 16 (oknum bea cukai) lainnya," kata Arief di Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/11).

Namun jenderal bintang satu ini tidak mau menyebutkan inisial oknum bea cukai nakal itu. Arief juga mengelak saat ditanya besarnya nilai rekening mereka dengan alasan hal itu termasuk rahasia bank yang tidak bisa dipublikasikan.

"Dilarang Undang-Undang untuk membocorkannya, bisa kena sanksi saya kalau berani sebut nama-namanya," tambahnya.

Sejauh ini Bareskrim baru membongkar praktik kotor yang dilakukan Heru yang diduga menerima suap total sekitar Rp 11,4 miliar dari 11 transaksi dari seorang pengusaha bernama Yusran Arif. (b1)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 21 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 24 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 33 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 37 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 45 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia