Jumat, 15 Mei 2026

Penjualan Mobil Listrik Melaju Kencang, Siapa Terdepan?

Penulis : Herman
29 Jan 2023 | 18:43 WIB
BAGIKAN
Mobil listrik Wuling Air EV.
Mobil listrik Wuling Air EV.

JAKARTA, investor.id – Penjualan mobil listrik berbasis baterai naik drastis dalam setahun terakhir. Sepanjang 2022, total penjualan mobil listrik BEV (battery electric vehicle) sebanyak 10.327 unit, melonjak dibandingkan tahun 2021 yang hanya mencapai 687 unit.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip pada Minggu (29/1/2023) menyebutkan, penjualan Wuling Air Ev Long Range berada di terdepan dengan nilai penjualan tertinggi 6.859 unit (wholesale). Selanjutnya, Hyundai Ioniq 5 Signature Extended 1.517 unit dan Wuling Air EV Standard Range 1.194 unit.

Untuk kendaraan ramah lingkungan jenis plug in hybrid electric vehicle (PHEV), total penjualan hanya 10 unit pada tahun lalu yang dikontribusi oleh Mitsubishi Outlander PHEV. Sedangkan untuk model hybrid, total penjualan mencapai 10.344 unit.

ADVERTISEMENT

Adapun untuk model hybrid, penjualan tertinggi disumbang oleh Suzuki Ertiga Hybrid sebanyak 5.244 unit. Rinciannya adalah Ertiga GX Hybrid MT 1.039 unit, Ertiga GX Hybrid AT 2.352 unit, Ertiga SS Hybrid MT 461 unit, dan Ertiga SS Hybrid AT 1.392 unit.

Kijang Innova Zenix yang baru dijual mulai November 2022 juga mencatatkan penjualan yang baik, terutama Innova Zenix Q yang terjual 1.202 unit.

Pengamat otomotif Bebin Djuana meyakini penjualan mobil BEV dan hybrid akan meningkat pada 2023. Apalagi, pemerintah juga berencana memberikan subsidi untuk pembelian mobil listrik dan hybrid.

"Pada 2023 pastinya akan lebih tinggi lagi penjualannya, apalagi kalau produsen otomotif berani meluncurkan mobil listrik yang harganya seperti Wuling Air EV dengan dimensi yang lebih luas,” kata Bebin kepada Beritasatu.com, Minggu (29/1/2023).

Bebin menegaskan, permintaan terhadap mobil listrik sebetulnya lebih tinggi dari pasokan. Hanya saja saat ini pilihan mobil listrik di rentang harga Rp 200 juta-an hingga Rp 300 juta-an masih sangat terbatas.

"Kalau mobil listrik dengan harga segitu semakin banyak, kita baru bisa bicara volume penjualan,” ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 15 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia