Sabtu, 4 April 2026

Prospek IHSG di Tahun Kuda Api

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
17 Feb 2026 | 17:00 WIB
BAGIKAN
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza
Pengunjung memperhatikan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Memasuki 2026 yang dalam tradisi Tionghoa dikenal sebagai Tahun Kuda Api, prospek pasar modal Indonesia dinilai penuh peluang namun tetap menuntut kedisiplinan tinggi dari investor. Karakter Kuda Api yang agresif namun membutuhkan kendali dianggap relevan dengan dinamika pasar tahun ini.

Chief Economist, Macro Strategist & Debt Research Division Head BRI Danareksa Sekuritas Helmy Kristanto menyebut 2026 sebagai “tahun transformasi”, seiring implementasi sejumlah aturan dan perubahan kebijakan yang mulai berdampak nyata pada pasar keuangan.

“Tahun lalu bukan tahun yang mudah. Sejak 2022, faktor geopolitik menjadi dominan dan membuat pasar naik-turun tajam,” ujarnya dalam BRIDS Market Outlook 2026 – Strategi Kuda Api akhir pekan lalu.

Helmy menjelaskan terdapat dua tema global utama yang membayangi pasar sepanjang tahun ini: ketidakpastian geopolitik serta eskalasi perang tarif yang diinisiasi Presiden Donald Trump. “Dua hal itu tampaknya sulit hilang dalam waktu dekat,” katanya.

Advertisement

Meski begitu, revisi positif atas proyeksi pertumbuhan global mulai muncul, meskipun belum signifikan. Ia menilai kondisi 2026 menjadi titik ketika dampak kebijakan ekonomi—baik fiskal maupun moneter—mulai terlihat dalam aktivitas riil.

“Daya beli mulai membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat. Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin berpeluang menangkap pertumbuhan tersebut,” kata Helmy.

Menurut BRIDS, momentum suku bunga global yang lebih stabil dan kebijakan moneter domestik yang akomodatif menjadikan instrumen fixed income sebagai penyeimbang portofolio yang tetap menarik. Sementara itu, perbaikan fundamental emiten membuka ruang pertumbuhan bagi pasar saham.

BRIDS memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1–5,3% pada 2026, ditopang konsumsi, investasi, serta likuiditas sektor keuangan. Optimisme publik tercermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen yang naik ke 127—tertinggi dalam setahun. Adapun pertumbuhan M2 sebesar 9,6% dan ekspansi kredit memperkuat prospek ekonomi domestik.

Di sisi eksternal, potensi pelonggaran suku bunga global menjadi peluang bagi arus modal masuk ke emerging markets, termasuk Indonesia, selama stabilitas ekonomi nasional terjaga.

Secara terpisah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, menegaskan pergerakan IHSG pada 18–20 Februari 2026 akan dipengaruhi sentimen fundamental dari rilis laporan keuangan tahunan 2025.

“Secara umum, kinerja 2025 memberikan katalis positif bagi emiten dengan pertumbuhan laba solid dan margin yang terjaga,” ujarnya.

Selain itu, arah suku bunga akan menggerakkan sektor perbankan dan properti, sementara reformasi pasar oleh Bursa Efek Indonesia dinilai konstruktif dalam memperkuat kepercayaan investor jangka menengah.

Sektor-sektor Potensial

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 6 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 32 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 35 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia