Sabtu, 4 April 2026

Yang Bikin Saham PADI dan MINA Melonjak

Penulis : Erta Darwati
23 Feb 2026 | 13:42 WIB
BAGIKAN
PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) 
Sumber: web perseroan
PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) Sumber: web perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) dan saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) terpantau melonjak pada sesi I perdagangan Senin (23/2/2026).

Saham Minna Padi Investama Sekuritas (PADI) melonjak seiring dengan banyaknya asing yang membeli saham tersebut pada sesi I perdagangan hari ini.

Seiring dengan banyaknya aksi beli asing, saham PADI bergerak melonjak hingga 25,93% ke harga Rp 170 per saham pada perdagangan hari ini.

Advertisement

Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 230 miliar saham PADI ditransaksikan, dengan frekuensi 81,39 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 366,4 miliar.

Data Stockbit mengungkap, saham PADI banyak dibeli asing pada jeda siang ini, dengan mencatatkan net buy asing dari segi volume paling banyak.

Saham PADI membukukan beli bersih asing sebanyak 147.706.200 saham. Saham PADI sendiri parkir di harga Rp 170.

Sama halnya dengan saham Sanurhasta Mitra (MINA) yang juga melonjak seiring dengan banyaknya asing yang membeli saham tersebut pada sesi I perdagangan hari ini.

Seiring dengan banyaknya aksi beli asing, saham Sanurhasta Mitra (MINA) bergerak melesat hingga 14,14%% ke harga Rp 426 per saham pada perdagangan hari ini. 

Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 975 juta saham MINA ditransaksikan, dengan frekuensi 86,26 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 408 miliar.

Saham MINA membukukan beli bersih asing sebanyak 77.665.800 saham. Saham MINA sendiri parkir di harga Rp 426.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 25 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 35 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia