Yang Dorong Saham BUMI Tiba-tiba Anjlok
JAKARTA, investor.id - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tiba-tiba anjlok pada sesi I perdagangan Selasa (24/2/2026).
Di sekitar pukul 10.01 WIB, saham BUMI minus 3,38% ke Rp 286. Saham ini mengalami tekanan jual.
Sudah sejumlah 7 miliar saham Bumi Resources diperdagangkan, frekuensi 41.151 kali, dan nilai transaksi Rp 582,33 miliar.
Baca Juga:
Saham BUMI Bisa Naik Lebih TinggiSaham BUMI membukukan net sell sebesar Rp 350,5 miliar, berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas. Itu tertinggi di antara saham-saham net sell lainnya.
Saham BUMI anjlok setelah sempat naik tipis 0,68% pada perdagangan Senin (23/2/2026) kemarin.
Sementara itu, CGS International Sekuritas mematok support pertama BUMI pada 291 untuk perdagangan hari ini, dan support kedua di 287.
Baca Juga:
Katalis BUMISebelumnya, Maybank Sekuritas Indonesia dalam ulasannya kemarin menyebutkan bahwa saham BUMI mendominasi nilai transaksi IHSG meski volatilitas masih tinggi.
Baca Juga:
Saham BUMI Cs Disebut-sebutBroker tersebut melihat secara jangka panjang kinerja BUMI secara fundamental akan terus meningkat.
“Fokus transformasi bisnis dengan target kontribusi non-batu bara mencapai 50% pada 2031 ditambah peluang peningkatan kinerja dari aksi akuisisi agresif menjaga katalis jangka panjang tetap positif,” sebut Maybank Sekuritas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang
Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data
Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah PutihKetika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel
Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh
Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima
Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.Tag Terpopuler
Terpopuler






