Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia dan Malaysia Lanjutkan Kinerja Task Force untuk Antisipasi Dampak EUDR

Penulis : Arnoldus Kristianus
29 Nov 2024 | 14:13 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Johari Gani di konferensi pers di Four Seasons Hotel pada Jumat (29/11/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Johari Gani di konferensi pers di Four Seasons Hotel pada Jumat (29/11/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Datuk Seri Johari Gani mengatakan Indonesia dan Malaysia konsisten menjalin sinergi terkait pelaksanaan EUDR. Pemerintah Malaysia menilai untuk pengusaha besar bisa mematuhi EUDR tetapi petani kecil belum bisa mengikuti regulasi tersebut. Oleh karena itu pemerintah Malaysia tengah membantu petani kecil agar bisa tetap bisa menjual sawit sesuai dengan regulasi yang ada.  Saat ini ada sekitar 450 ribu petani sawit di Malaysia.

“Permasalahan inilah yang coba ditangani oleh pemerintah Malaysia dalam permasalahan petani kecil. Kita tidak bisa mengingkari hak mereka untuk menanam kelapa sawit, karena ini adalah pendapatan yang bisa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan,” kata dia,

Dia mengatakan  Malaysia dan Indonesia akan terus bersinergi untuk  dalam mengantisipasi dampak EUDR. Menurut dia negara Uni Eropa juga harus memahami  bahwa setiap negara memiliki ketentuan hukum  masing-masing .

ADVERTISEMENT

“Jadi yang kita perlukan, sepanjang bermanfaat bagi lingkungan, bermanfaat bagi agenda keberlanjutan, akan kita penuhi. Namun lebih dari itu, saya pikir kita harus sangat berhati-hati, karena kita juga diatur oleh hukum  setiap negara,” tutur dia.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 18 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 50 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia