Menu
Sign in
@ Contact
Search
(Ki-Ka) Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo; Komisaris Utama Suprihadi,  Komisaris Tjandra Mindarta Gozali, Direktur Utama  Tjandra Gunawan dan Direktur Kepatuhan Ricko Irwanto berfoto bersama setelah  RUPS di  akarta, Kamis (21/7)

(Ki-Ka) Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo; Komisaris Utama Suprihadi, Komisaris Tjandra Mindarta Gozali, Direktur Utama Tjandra Gunawan dan Direktur Kepatuhan Ricko Irwanto berfoto bersama setelah RUPS di akarta, Kamis (21/7)

RUPS Bank Neo Commerce (BBYB) Sepakati Peningkatan Modal Lewat Rights Issue

Sabtu, 23 Juli 2022 | 13:48 WIB
Majalah Investor (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) melakukan Penambahan Modal dengan Hak memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk peningkatan modal bank.

Jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham. “Dana dari PMHMETD ini yang akan digunakan untuk memperkuat modal inti serta untuk modal kerja pengembangan Usaha Perseroan berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya,” ujar Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Tjandra Gunawan, Kamis (21/2/2022).

Baca juga: Pendapatan Bunga Cenderung Tumbuh Pesat, Bagaimana dengan Prospek Saham Bank Neo (BBYB)?

Tjandra Gunawan menambahkan, pada kesemparat RUPS tersebut, direksi menyampaikan laporan pertanggungjawabannya soal realisasi penggunaan dana penawaran umum IV dan V.

Pada Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV, BBYB berhasil menggalang dana sebesar Rp248,04 miliar. Sebagian dari dana tersebut telah dimanfaatkan untuk penyaluran kredit sebesar Rp186,53 miliar. “Untuk Kegiatan operasional perbankan sebesar Rp61,5 miliar.

Baca juga: J Trust Bank (BCIC) Bidik Dana Rights Issue Tahap II Rp 1,27 Triliun

Sedangkan dana Penawaran Umum Terbatas (PUT) V mencapai Rp2,5 triliun. Dana hasil bersih dari PUT V akan digunakan untuk penyaluran kredit, kegiatan operasional, pengembangan teknologi informasi, dan memperkuat rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM).

Realisasi dari penggunaan dana hasil bersih PUT V sampai dengan periode 30 Juni 2022 berupa penyaluran kredit sebesar Rp375,42 miliar. Alokasi untuk kegiatan operasional perbankan sebesar Rp451,3 miliar. Sedangkan alokasi untuk pengembangan teknologi informasi sebesar Rp69,33 miliar dan untuk memperkuat rasio KPMM sebesar Rp375,42 miliar.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com