Jumat, 15 Mei 2026

Wujudkan Komitmen Netral Karbon, Indika Energy Tanam 21 Ribu Mangrove

Penulis : Gita Rossiana
12 Okt 2021 | 13:37 WIB
BAGIKAN
PT Indika Energy Tbk (INDY) melakukan penanaman 21.000 mangrove untuk memperingati hari jadinya yang ke-21.
PT Indika Energy Tbk (INDY) melakukan penanaman 21.000 mangrove untuk memperingati hari jadinya yang ke-21.

JAKARTA, investor.id - PT Indika Energy Tbk (INDY) melakukan penanaman 21.000 mangrove untuk memperingati hari jadinya yang ke-21.Penanaman ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat dan kelompok usaha setempat yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mencapai netral karbon pada 2050.

Penanaman mangrove dilakukan di area seluas lebih dari 4 hektar di sekitar wilayah yang meliputi Paser dan Kariangau (Kalimantan Timur), Katingan (Kalimantan Tengah), Cilegon (Jawa Barat), dan Sorong (Papua Barat).

“Keberlanjutan merupakan tujuan dan elemen inti dari hal-hal yang dilakukan Indika Energy. Kami ingin memastikan kegiatan usaha, pemberdayaan masyarakat, dan konservasi lingkungan dapat berjalan selaras dengan niat kami untuk memberikan energi kepada bangsa Indonesia demi masa depan yang berkelanjutan,” tutur Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan CEO Group Indika Energy dalam keterangan resmi, Selasa (12/10).

Isran Noor, Gubernur Kalimantan Timur, mengapresiasi kedisiplinan dan komitmen Indika Energy Group dalam menjaga lahan dan mengurangi emisi karbon.

ADVERTISEMENT

“Hal ini merupakan sebuah kontribusi besar terhadap penurunan emisi gas nasional maupun global,” tutur Isran.

Indika Energy juga ingin memastikan bahwa mangrove tidak hanya sekedar ditanam, tetapi juga dirawat dan direhabilitasi sehingga abrasi air laut bisa dicegah, emisi karbon bisa lebih banyak diserap, serta biota di sekitar pesisir bisa menjadi lebih seimbang dan lestari.

Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, yaitu sekitar 3,5 juta hektar. Meski demikian, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat lebih dari 40% hutan mangrove Indonesia dalam kondisi rusak. 

Penanaman mangrove ini dilakukan Indika Energy Group sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mengurangi emisi karbon. Selain di Desa Pondong, penanaman mangrove juga dilakukan secara bertahap oleh anak-anak usaha Indika Energy Group seperti Multi Tambangjaya Utama (MUTU), Petrosea, Tripatra, dan Interport di sekitar wilayah operasional masing-masing. 

Pada Kamis (7/10), MUTU telah melakukan penanaman mangrove di wilayah pesisir Pulau Damar, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. Sebanyak 2.000 batang bibit mangrove ditanam pada area seluas 0,6 hektar.

Azis menekankan bahwa Indika Energy akan terus mengutamakan aspek keberlanjutan, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, menuju Indonesia yang lebih lestari. “Indika Energy berupaya untuk konsisten dengan komitmennya untuk mengurangi eksposur perusahaan terhadap batubara dan menargetkan untuk mencapai 50% pendapatan dari sektor non batubara pada tahun 2025. Indika Energy juga menargetkan dapat menjadi perusahaan yang netral karbon pada tahun 2050,” tutur Azis.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia