Jumat, 15 Mei 2026

Sri Mulyani: Semua Negara Harus Kerja Sama Atasi Perubahan Iklim

Penulis : Mashud Toarik
18 Feb 2023 | 11:33 WIB
BAGIKAN
Sri Mulyani.
Sri Mulyani.

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan sebuah negara tidak bisa menyelesaikan agenda perubahan iklim secara individualistic, atau sendirian karena perubahan iklim merupakan permasalahan publik secara global.

"Perubahan iklim merupakan pertaruhan publik global," kata Sri Mulyani dalam acara Munich Security Conference bertajuk "Power Shifts: Geopolitics of the Green Transation", Sabtu (18/2/2023).

Untuk itu, negara-negara di dunia harus bisa bekerja sama dalam mengatasi perubahan iklim saat ini.

Sri Mulyani mencontohkan salah satu negara yang terkendala dalam mengatasi perubahan iklim dan harus dibantu adalah negara-negara di bagian selatan dunia. Negara-negara tersebut memiliki kendala modal dan teknologi yang memberikan pilihan berbeda dan tidak ideal.

ADVERTISEMENT

Saat ini negara-negara tersebut terus berdiskusi mengenai transisi energi, merancang peta jalan yang bisa dilakukan dengan melihat kondisi fiskal, politik, hingga keterjangkauan.

Energi terbarukan membutuhkan investasi yang berbeda. Panas bumi memiliki perbedaan, di mana terdapat risiko awal pada eksplorasi, hidro, serta lebih banyak pengeluaran modal investasi di muka.

Menurut dia, banyak negara di belahan dunia selatan tidak memiliki akses ke modal tersebut, agar mereka dapat memulai dengan energi terbarukan, di luar tenaga surya.

Oleh karenanya permasalahan tersebut menjadi sangat penting, apalagi jika melihat peta dunia, negara bagian selatan dunia saat ini menjadi negara yang paling berkembang dengan ukuran ekonomi yang akan tumbuh lebih besar.

"Banyak dari mereka sebenarnya mampu memiliki energi terbarukan sejak awal daripada masuk ke bahan bakar fosil lalu membersihkannya," tuturnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia