Sabtu, 4 April 2026

AKR Land Gandeng AREBI Jatim Pasarkan Proyek GEM City

Penulis : Amrozi Amenan
27 Sep 2020 | 23:41 WIB
BAGIKAN
Head Region AKR Land Surabaya, Lilik Pangestu bersama Ketua AREBi Jatim Rudy Sutanto usai penandatangan nota kesepahaman kerjasama dengan AREBI Jatim, Jumat (25/9/2020).Foto: Istimewa
Head Region AKR Land Surabaya, Lilik Pangestu bersama Ketua AREBi Jatim Rudy Sutanto usai penandatangan nota kesepahaman kerjasama dengan AREBI Jatim, Jumat (25/9/2020).Foto: Istimewa

SURABAYA, investor.id - AKR Land menggandeng Asosiasi Real Estate Broker Indonesia  (AREBI) Jatim untuk pemasaran proyek Graha Estate Marina City (GEM City) di Gresik, Jawa Timur.

Head Region AKR Land Surabaya, Lilik Pangestu, menjelaskan untuk pengembangan proyek GEM City,. total luas lahan yang tersedia sebanyak 800 hektar (ha). Namun, saat ini yang baru dipasarkan seluas 80 ha untuk area residensial dan 40 ha untuk area logistik (East Logistic Park).

"Konsep kami membangun sebuah kota mandiri dari pengembangan GEM City dengan fasilitas komersial seperti sekolah, pasar modern, tempat ibadah, golf estate, hotel dan lainnya. Sedangkan fasilitas untuk area residential seperti food court, supermarket, swimming pool, taman dan lainnya," kata Lilik usai penandatanganan nota kesepahaman kerjasama dengan AREBI Jatim, Jumat (25/9/2020).

Lilik mengungkapkan alasannya menggandeng AREBI Jatim untuk memasarkan GEM City. Karena pihaknya percaya dengan jaringan pemasarannya yang sangat luas, dimana para anggotanya terdiri dari individu dan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pemasaran properti

Advertisement

"Harapan kami kerjasama ini dapat mendongkrak penjualan kami dengan target Rp5 miliar per bulan," ujarnya.

AKR Land Gandeng AREBI Jatim Pasarkan Proyek GEM City
Head Region AKR Land Surabaya, Lilik Pangestu bersama Ketua AREBi Jatim Rudy Sutanto usai penandatangan nota kesepahaman kerjasama dengan AREBI Jatim, Jumat (25/9/2020) .Foto: Istimewa

Sementara Ketua AREBI Jatim, Rudy Sutanto nenyatakan antusias masyarakat saat pandemi Covid-19  untuk memilki rumah cukul tinggi.

"Dengan situasi pasar seperti itu, AKR memutuskan memperceoat rencana  peluncuran proyek hunian sesuai dengan budget pasangan muda maupun entepreneur start up dengan menggandeng AREBI Jatim sebagai konsultan pemasaran,," terang Rudy.

Adapun rumah yang akan dipasarkan memiliiki konsep rumah sehat atau healthy home menjadi prioritas untuk memberikan rasa nyaman serta hunian yang sehat .

"Dan yang pasti selain harrganya juga terjangkau,, di klaster ini juga akan banyak dibangun fasilitas pendukung untuk terciptanya hunian yang dibutuhkan oleh konsumen di era new normal," ucap Rudy.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 16 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 25 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia