Jumat, 15 Mei 2026

Angkasa Pura I-Kimia Farma Sediakan Layanan Farmasi di Bandara

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Des 2021 | 09:57 WIB
BAGIKAN
PT Angkasa Pura (AP) I menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Kimia Farma Tbk terkait rencana kerja sama pemanfaatan ruang di seluruh bandara kelolaan Angkasa Pura I, untuk kegiatan farmasi dan layanan kesehatan lainnya. (sumber: doc AP I)
PT Angkasa Pura (AP) I menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Kimia Farma Tbk terkait rencana kerja sama pemanfaatan ruang di seluruh bandara kelolaan Angkasa Pura I, untuk kegiatan farmasi dan layanan kesehatan lainnya. (sumber: doc AP I)

JAKARTA, investor.id – PT Angkasa Pura (AP) I menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PT Kimia Farma Tbk terkait rencana kerja sama pemanfaatan ruang di seluruh bandara kelolaan Angkasa Pura I. Langkah ini untuk mengupayakan peningkatan layanan farmasi dan kesehatan di seluruh bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I.

Bertempat di Kantor Pusat Angkasa Pura I, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dan Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo.

Faik Fahmi menyatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud komitmen peningkatan layanan kepada pengguna jasa. “Sebagai salah satu komitmen kami kepada penumpang dan pengguna jasa angkutan udara untuk memberikan layanan terbaik, kami akan menambah layanan kesehatan di bandara dengan terobosan kerja sama yang akan dilakukan oleh Angkasa Pura I dan Kimia Farma ini,” ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (15/12).

Dia mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pemanfaatan ruang ini nantinya akan digunakan sebagai layanan kegiatan farmasi dan kesehatan lainnya. Kerja sama yang merupakan sinergi BUMN ini tidak hanya menguatkan kemitraan antara Angkasa Pura I dan Kimia Farma, tetapi juga akan mampu memberikan nilai tambah dan mendorong peningkatan kualitas pelayanan penumpang di bandara-bandara milik Angkasa Pura I.

ADVERTISEMENT

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman ini mencakup rencana pemanfaatan ruang untuk kegiatan farmasi dan layanan kesehatan lainnya di seluruh bandara kelolaan Angkasa Pura I, yang akan dikelola oleh anak perusahaan Kimia Farma, yaitu Kimia Farma Apotek.

“Pandemi global Covid-19 menyebabkan perubahan dalam tatanan hidup sehari-hari, termasuk dalam transportasi, khususnya transportasi udara. Terdapat beberapa penyesuaian persyaratan penerbangan, utamanya adalah dengan melengkapi diri dengan dokumen kesehatan. Bandara kami, yang setiap harinya melayani ribuan penumpang, dituntut untuk dapat menyediakan fasilitas kesehatan yang lengkap untuk dapat mengakomodasi kebutuhan penumpang dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan farmasi,” kata Faik Fahmi.

Dalam nota kesepahaman ini, disepakati lima bandara sebagai pilot project kerja sama, yaitu:

1. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS);

2. Bandara Juanda, Surabaya (SUB);

3. Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (UPG);

4. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan (BPN);

5. Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo (YIA).

“Dalam tahap awal ini, kami menjajaki potensi kerja sama di lima bandara dengan luas total fasilitas yang disepakati yaitu kurang lebih 538 meter persegi. Namun semoga ke depannya, layanan Kimia Farma Apotek dapat hadir di bandara-bandara lainnya. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini, di mana masyarakat sangat membutuhkan layanan kesehatan yang dapat dijangkau kapan pun dan di mana pun,” tutur Faik Fahmi.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia