Jumat, 15 Mei 2026

Butuh Waktu 15-20 Tahun Wujudkan Soul of the City IKN

Penulis : Novy Lumanauw
10 Mar 2022 | 19:04 WIB
BAGIKAN
Bambang Susantono usai dilantik sebagai Kepala Otoritas IKN Nusantara oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (10/3/2022).  Sumber: BSTV
Bambang Susantono usai dilantik sebagai Kepala Otoritas IKN Nusantara oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (10/3/2022). Sumber: BSTV

JAKARTA, investor.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, diperlukan waktu 15 sampai 20 tahun untuk menjadikan IKN benar-benar memiliki roh atau soul of the city.  IKN akan dibangun menjadi sebuah kota yang inklusif, hijau, cerdas dan berkelanjutan yang ditujukan untuk semua kalangan (city for all).

“Pada hari ini, saya dan Pak Dhony mendapatkan penugasan sebagai Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara. Dan, pada hari ini juga kami memulai suatu kerja baru untuk membangun kota yang inklusif, kota yang hijau, kota yang cerdas, dan kota yang berkelanjutan. Jadi, kata-kata ini semua terangkum dalam satu kesatuan, dimana kota tersebut dibangun untuk semua kalangan,  city for all istilahnya, karena itu sifatnya inklusif,” kata Bambang usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Otorita IKN di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Butuh Waktu 15-20 Tahun Wujudkan Soul of the City IKN
Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe usai dilantik sebagai Kepala dan Wakil Otoritas IKN Nusantara oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (10/3/2022). Sumber: BSTV

Selain Bambang, Presiden Jokowi juga melantik Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, IKN harus menjadi sebuah  kota yang merefleksikan kota Indonesia di masa depan dan semua tantangan refleksi ke masa depan akan terangkum di dalam kota ini.

“Bagaimana kota ini dikelola, bagaimana interaksi antar warga, bagaimana digitalisasi nanti akan mewarnai kota tersebut dan tetap, sekali lagi kota ini harus humanis, harus mengedepankan interaksi kerekatan sosial, kohesivitas antar warganya,” jelas Bambang.

Disebutkan bahwa program-program yang ada tidak hanya semata-mata membangun fisik semata tetapi   kerekatan sosial, masyarakat yang dinamis (vibrant), dan menjadi kota untuk semua, city for all.

Bambang yang pernah menjabat Wakil Menteri Perhubungan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 2009, mengatakan bahwa untuk membangun kota tidak hanya semata-mata membangun fisiknya, tetapi bagaimana kerekatan sosial, interaksi antar warga, bagaimana kota tersebut benar-benar menjadi kota layak huni, dan liveable (layak huni).

“Dari step-step nya tentu saja, kami akan segera menghubungi pihak-pihak Kementerian/Lembaga (K/L) terkait yang selama ini sudah mempersiapkan konsep-konsepnya, salah satunya Bappenas, yang sejak 2017 sudah melakukan berbagai studi dan juga K/L lainnya yang akan meneruskan berbagai pembangunan, misalnya PUPR dan lainnya,” katanya.

Ia secara khusus meminta  dukungan dari semua pihak, dukungan  masyarakat karena IKN yang akan dibangun  adalah kota yang merefleksikan kenusantaraan, yang memiliki kearifan lokal  sangat tinggi sesuai  lokasinya yang berada di Kalimantan Timur.

“Untuk  itu, kami memohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama kita membangun Kota Nusantara ini sehingga menjadi kota yang inklusif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan,”ujarnya.

Bambang mengakui telah melalui serangkaian diskusi dengan Presiden Jokowi dalam beberapa pekan terakhir. Presiden Jokowi, lanjutnya, berpesan agar  IKN  harus dapat meciptakan  peradaban baru. ”Bapak Presiden menginginkan kota ini menjadi kota percontohan, tidak hanya untuk Indonesia. Kalau bisa it is a global city,” katanya.  

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia