Butuh Waktu 15-20 Tahun Wujudkan Soul of the City IKN
JAKARTA, investor.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengatakan, diperlukan waktu 15 sampai 20 tahun untuk menjadikan IKN benar-benar memiliki roh atau soul of the city. IKN akan dibangun menjadi sebuah kota yang inklusif, hijau, cerdas dan berkelanjutan yang ditujukan untuk semua kalangan (city for all).
“Pada hari ini, saya dan Pak Dhony mendapatkan penugasan sebagai Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara. Dan, pada hari ini juga kami memulai suatu kerja baru untuk membangun kota yang inklusif, kota yang hijau, kota yang cerdas, dan kota yang berkelanjutan. Jadi, kata-kata ini semua terangkum dalam satu kesatuan, dimana kota tersebut dibangun untuk semua kalangan, city for all istilahnya, karena itu sifatnya inklusif,” kata Bambang usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Otorita IKN di Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/3/2022).
Selain Bambang, Presiden Jokowi juga melantik Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN.
Ia mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, IKN harus menjadi sebuah kota yang merefleksikan kota Indonesia di masa depan dan semua tantangan refleksi ke masa depan akan terangkum di dalam kota ini.
“Bagaimana kota ini dikelola, bagaimana interaksi antar warga, bagaimana digitalisasi nanti akan mewarnai kota tersebut dan tetap, sekali lagi kota ini harus humanis, harus mengedepankan interaksi kerekatan sosial, kohesivitas antar warganya,” jelas Bambang.
Disebutkan bahwa program-program yang ada tidak hanya semata-mata membangun fisik semata tetapi kerekatan sosial, masyarakat yang dinamis (vibrant), dan menjadi kota untuk semua, city for all.
Bambang yang pernah menjabat Wakil Menteri Perhubungan pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada 2009, mengatakan bahwa untuk membangun kota tidak hanya semata-mata membangun fisiknya, tetapi bagaimana kerekatan sosial, interaksi antar warga, bagaimana kota tersebut benar-benar menjadi kota layak huni, dan liveable (layak huni).
“Dari step-step nya tentu saja, kami akan segera menghubungi pihak-pihak Kementerian/Lembaga (K/L) terkait yang selama ini sudah mempersiapkan konsep-konsepnya, salah satunya Bappenas, yang sejak 2017 sudah melakukan berbagai studi dan juga K/L lainnya yang akan meneruskan berbagai pembangunan, misalnya PUPR dan lainnya,” katanya.
Ia secara khusus meminta dukungan dari semua pihak, dukungan masyarakat karena IKN yang akan dibangun adalah kota yang merefleksikan kenusantaraan, yang memiliki kearifan lokal sangat tinggi sesuai lokasinya yang berada di Kalimantan Timur.
“Untuk itu, kami memohon dukungan semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama kita membangun Kota Nusantara ini sehingga menjadi kota yang inklusif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan,”ujarnya.
Bambang mengakui telah melalui serangkaian diskusi dengan Presiden Jokowi dalam beberapa pekan terakhir. Presiden Jokowi, lanjutnya, berpesan agar IKN harus dapat meciptakan peradaban baru. ”Bapak Presiden menginginkan kota ini menjadi kota percontohan, tidak hanya untuk Indonesia. Kalau bisa it is a global city,” katanya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now




