Jumat, 15 Mei 2026

Ini 4 Agenda Besar BUMN Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Penulis : Herman
22 Mar 2022 | 15:10 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, 22 Maret 2022
Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, 22 Maret 2022

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menuturkan, untuk menjaga agar ekonomi Indonesia bisa terus tumbuh, ada empat agenda besar yang akan didorong dengan dukungan BUMN.

Empat agenda tersebut yaitu melakukan hilirisasi sumber daya alam (SDA), membuka potensi ekonomi digital Indonesia, membangan sistem finansial yang kompetitif dan friendly untuk para investor domestik dan luar negeri, serta meningkatkan skill labour dalam menghadapi disrupsi teknologi.

“Kita harus optimistis Indonesia secara ekonomi akan terus tumbuh sampai 2045. Tetapi ini penting, ketika pertumbuhan ini harus dijaga, konsistensinya di mana. Karena itu, ada empat agenda besar yang memang terus didorong saat ini," kata Erick Thohir dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2022, Selasa (22/3/2022).

ADVERTISEMENT

Erick menyampaikan, Indonesia saat ini masih menjadi salah satu negara pengekspor raw material yang jumlahnya hamper 50%. Karenanya, hilirisasi sumber daya alam sangat penting untuk dilakukan.

"Bapak presiden sudah membuat statement bagaimana nikel bauksit harus diprioritaskan di Indonesia. Karena itu, kami dari Kementerian BUMN juga sangat mendukung roadmap yang sedang berjalan. Kita melakukan yang namanya nikel harus diproses di Indonesia dengan multinational partner, tetapi kita juga melibatkan para pengusaha yang ada di Indonesia,” paparnya.

Erick memberi contoh, pembangunan electric vehicle (EV) battery bersama dengan LG, salah satu pemain terbesar baterai di dunia. “Kita juga tidak dikotomi hanya satu negara. Kita juga melakukan kerja sama dengan CATL untuk membangun EV battery ini. Dan yang paling penting turunan dari EV battery ini, kita mau pastikan hilirisasi ini terjadi, sehingga pembukaan lapangan kerja ada di Indonesia, bukan di negara lain,” tegas Erick.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia