Kamis, 14 Mei 2026

Menteri Erick bakal Blacklist Mitra BUMN yang Nakal

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mei 2022 | 20:59 WIB
BAGIKAN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

JAKARTA, investor.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak para mitra berkolaborasi dengan BUMN melalui proses bisnis yang benar, berpihak kepada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), dan kerja sama yang saling menguntungkan. Hal ini dilakukan dalam upaya menciptakan ekosistem kuat untuk perekonomian Indonesia.

"Kerja sama BUMN dan mitra ini menjadi kunci. Karena itu, saya akan membuat blacklist mitra-mitra yang nakal, karena saya tidak mau lagi BUMN jadi ajang koruptif, tentu capek benerinnya," ujar Erick dalam acara Apresiasi Mitra BUMN Champion 2022 di Grha Pertamina, Jakarta, Senin malam (9/5/2022).

Ia menambahkan bahwa mitra BUMN harus memiliki kontribusi positif dalam setiap kerja sama dengan BUMN. Oleh karenanya, ia mengapresiasi ajang penghargaan yang menjadi apresiasi konkret dari Kementerian BUMN terhadap mitra yang selama ini telah mendukung BUMN.

ADVERTISEMENT

"Sebelum kita menghukum, kita harus beri reward. Makanya, kita apresiasi mitra-mitra dengan kategori sangat bagus, tetapi kita juga mapping mitra-mitra yang ada kasus-kasus, supaya BUMN ikut baik, karena kalau mau jadi pemain global yang namanya transparansi dan profesional harus menjadi dasar dan proses bisnis yang benar harus dijalankan," ucap Erick.

Untuk itu, adik dari Boy Thohir ini menawarkan mitra dan BUMN untuk duduk sejajar dan saling melayani dengan baik di era kolaborasi supaya BUMN dapat menjadi pesaing global dan tidak hanya menjadi raja di kampungnya sendiri. "Ini yang ingin saya tawarkan sama-sama dan insya Allah niat baik ini bisa disambut," lanjut Erick.

Dalam Apresiasi Mitra BUMN Champion 2022 tersebut, dirinya menetapkan tiga poin. Pertama, memperbaiki hubungan kerja yang win-win antara BUMN dan swasta demi mendorong BUMN menjadi perusahaan global. Kedua, pentingnya membangun keberpihakan terhadap produk dalam negeri yakni TKDN melalui para mitra.

"Karena ini sebuah market besar supaya kita bergerak ke industrial country. Ketiga, bukan menakut-nakuti, penting sekali BUMN yang punya satu misi yakni mitra yang transparan dan profesional. Kita tidak mau ketika kita bermain global, kita konsolidasi TKDN, tapi ternyata punya mitra yang kurang baik," ucap Erick.

Ia menegaskan sudah bukan waktunya BUMN menjadi menara gading di tengah tantangan disrupsi digital. Dengan kolaborasi, BUMN berhasil membukukan laba bersih 2021 yang lebih baik dari laba bersih BUMN 2020 berdasarkan laporan keuangan unaudited.

Torehan tersebut merupakan salah satu bukti konkret bahwa transformasi BUMN melalui efisiensi dan perbaikan model bisnis berjalan sesuai arah strategis yang ditetapkan, salah satunya melalui peran para mitra BUMN yang berkolaborasi secara baik, terlebih lagi pada situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia