BPS: Pelarangan Ekspor CPO Sebabkan Penurunan Harga Minyak Goreng
JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan kebijakan pelarangan ekspor minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) berdampak pada penurunan harga minyak goreng. Sebelumnya pemerintah memberlakukan kebijakan pelarangan ekspor CPO pada 28 April sampai dengan 23 Mei 2022
“Pelarangan ekspor CPO yang dilakukan oleh pemerintah berdampak kepada harga minyak goreng. Terlihat bahwa di bulan Mei Tahun 2022 ini minyak goreng mengalami deflasi,” ucap Margo dalam telekonferensi pers di Kantor BPS pada Kamis (2/6/2022).
Pada April 2022 harga minyak goreng curah Rp 18.980 per kilogram turun menjadi pada Mei 2022Rp 18.220 per kg. Namun minyak goreng kemasan masih mengalami kenaikan dari Rp 22.830 pada April 2022 menjadi Rp 23.360 pada Mei 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Margo juga mengatakan selama terjadi krisis Rusia-Ukraina beberapa negara membatasi ekspor pangan dan pupuk. Beberapa diantaranya adalah Ukraina , Turki, India, dan Malaysia membatasi ekspor pangan. Tiongkok, Vietnam, dan Kirgizstan membatasi ekspor pupuk. Sedangkan Rusia membatasi sektor pangan dan pupuk.
“Jadi beberapa hambatan atau restriksi dari perdagangan internasional ini tentu saja nanti akan berdampak secara global maupun ke Indonesia,” ucapnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






