Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di Kantor BPS pada Kamis (2/6/2022))
sumber: Istimewa

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di Kantor BPS pada Kamis (2/6/2022)) sumber: Istimewa

BPS: Pelarangan Ekspor CPO Sebabkan Penurunan Harga Minyak Goreng

Kamis, 2 Juni 2022 | 13:00 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan kebijakan pelarangan ekspor minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) berdampak pada penurunan harga minyak goreng. Sebelumnya pemerintah memberlakukan kebijakan pelarangan ekspor CPO pada 28 April sampai dengan 23 Mei 2022

“Pelarangan ekspor CPO yang dilakukan oleh pemerintah berdampak kepada harga minyak goreng. Terlihat bahwa di bulan Mei Tahun 2022 ini minyak goreng mengalami deflasi,” ucap Margo dalam telekonferensi pers di Kantor BPS pada Kamis (2/6/2022).

Advertisement

Baca juga: Kenaikan Harga Pangan dan Tarif Angkutan Udara Dorong Inflasi Mei 2022 Jadi 0,40%

Pada April 2022 harga minyak goreng curah Rp 18.980 per kilogram turun menjadi pada Mei 2022Rp 18.220 per kg. Namun minyak goreng kemasan masih mengalami kenaikan dari Rp 22.830 pada April 2022 menjadi Rp 23.360 pada Mei 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Margo juga mengatakan selama terjadi krisis Rusia-Ukraina beberapa negara membatasi ekspor pangan dan pupuk. Beberapa diantaranya adalah Ukraina , Turki, India, dan Malaysia membatasi ekspor pangan. Tiongkok, Vietnam, dan Kirgizstan membatasi ekspor pupuk. Sedangkan Rusia membatasi sektor pangan dan pupuk.

“Jadi beberapa hambatan atau restriksi dari perdagangan internasional ini tentu saja nanti akan berdampak secara global maupun ke Indonesia,” ucapnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN