Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga: Potensi Pasar Otomotif Indonesia Masih Besar

Penulis : Aris Cahyadi
12 Aug 2022 | 07:15 WIB
BAGIKAN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan test drive mobil listrik dalam pameran GIIAS 2022 di ICE BSD City, Tangerang, 11 Agustus 2022.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan test drive mobil listrik dalam pameran GIIAS 2022 di ICE BSD City, Tangerang, 11 Agustus 2022.

TANGERANG, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia masih menjadi pasar kendaraan bermotor yang sangat menjanjikan karena potensi pasar otomotif Indonesia masih besar. Hal itu dikatakan Airlangga saat membuka pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Tangerang Selatan, Kamis (11/8/2022).

Menurut Menko Airlangga, Indonesia adalah pasar kendaraan bermotor yang rasionya 99 mobil per 1.000 penduduk. “Industri ini tentu berpotensi tumbuh pesat,” ungkap Menko Airlangga saat membuka pameran otomotif yang berlangsung 10 hari hingga 21 Agustus 2022 tersebut.

Dalam kesempatan tersebut dia pun mengapresiasi kehadiran berbagai jenis kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dalam GIIAS kali ini. Dia berharap Ajang GIIAS 2022 ini juga bisa menjadi momentum untuk memulai teknologi otomotif yang lebih ramah lingkungan.

“Pameran otomotif GIIAS 2022 yang digelar oleh Gaikindo tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lebih banyak mobil listriknya. Makanya saya sangat senang karena ini menjadi momentum bagi kita untuk memulai teknologi otomotif yang lebih ramah lingkungan,” kata Menko Airlangga.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah melalui berbagai relasi dan insentif hadir untuk mendorong kehadiran kendaraan listrik agar lebih familier oleh masyarakat Indonesia. “Pemerintah sudah keluarkan insentif lewat PP No 74 tahun 2021 dan PP No. 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah,” jelas Menko Airlangga.

Kebijakan-kebijakan dan subsidi pemerintah tersebut, kata Airlangga juga diharapkan dapat membuat harga EV menjadi lebih bersaing dengan mobil konvensional. “Selain itu, PLN juga didorong untuk membuat ekosistem charging station sehingga masyarakat lebih mudah untuk memilih EV yang saat ini mulai bisa bersaing di range Rp 200-300 juta. Ini menjadi bahan pertimbangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas dukungan pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Perindustrian kepada industri otomotif di Indonesia. “Kami optimistis industri otomotif Indonesia ke depannya akan cerah, terus tumbuh, menyongsong inovasi otomotif di masa depan,” kata Nangoi.

Menurut Nangoi, perkembangan industri otomotif tak lepas dari dukungan pemerintah Indonesia yaitu Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian karena perhatian besarnya untuk kemajuan industri otomotif Indonesia.

“Kemudian pengayom kami Kementerian Perindustrian yang selalu memberikan arahan, dukungan dan berbagai kebijakan untuk membantu industri otomotif Indonesia di masa-masa sulit, sehingga saat ini industri otomotif Indonesia bisa jadi industri swasembada kendaraan bermotor dan siap jadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara,” ucap Nangoi.

Dia pun berharap pameran GIIAS yang ke-29 ini bisa menjadi momentum kebangkitan dan cerahnya masa depan industri otomotif nasional. “Kami meyakini masa depan otomotif bisa makin cerah,” kata Nangoi.

Dia menegaskan, Gaikindo dan industri otomotif Indonesia mendukung penuh langkah pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia, salah satunya dengan memastikan kehadiran GIIAS 2022 untuk memberikan edukasi dan membangun dukungan masyarakat kepada kendaraan berbasis listrik.

“Gelaran GIIAS 2022 akan memberikan informasi dan edukasi mengenai ekosistem kendaraan listrik melalui berbagai program, salah satunya electric vehicle (EV) test track,” kata Nangoi.

Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah menambahkan, pada area EV test track pengunjung akan mendapatkan pengalaman langsung berkendara dengan kendaraan listrik, dengan aman dan nyaman.

“Pengunjung akan mendapatkan pendampingan dari para product expert kendaraan listrik, dari masing-masing agen pemegang merek (APM) yang juga akan memberikan berbagai informasi dan edukasi terkait kelebihan dari kendaraan listrik, dan pengalaman berkendara yang benar,” jelas Rizwan.

GIIAS 2022 total menghadirkan 25 merek kendaraan penumpang dan komersial, di antaranya akan membawa kendaraan listrik mereka, yaitu Audi, BMW, Chery, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, dan dari kendaraan komersial hadir Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso dan UD Trucks.

Selain itu, lebih dari 100 merek dari industri pendukung juga hadir di GIIAS 2022. Di hari pertama GIIAS 2022, lebih dari 30 kendaraan model baru diluncurkan.

Adapun setelah GIIAS 2022 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan GIIAS Surabaya pada 14 – 18 September 2022 di Grand City Convex, lalu GIIAS Medan pada 5 – 9 Oktober 2022 di Santika Premier Hotel and Convention, serta GIIAS Makassar pada 16 – 20 November 2022 di Celebes Convention Center.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia