Jumat, 15 Mei 2026

BPS: Nilai Ekspor Juli 2022 Capai US$ 25,57 M

Penulis : Arnoldus Kristianus
15 Aug 2022 | 12:40 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto 
Sumber Foto: Humas BPS
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto Sumber Foto: Humas BPS

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada Juli 2022 mencapai US$ 25,57 miliar. Jika dibandingkan dengan posisi Juni 2022 (month-to-month/mtm) terjadi penurunan 2,20%. Namun jika dibandingkan dengan posisi Juli 2021 yang saat itu sebesar US$ 19,37 maka terjadi peningkatan sebesar 32,03%.

“Perkembangan pertumbuhan ekspor kita di bulan Juli ini secara year-on-year (yoy) masih mengalami peningkatan sebesar 32,03%. Namun demikian, secara yoy terjadi perlambatan dibandingkan dengan pertumbuhan Juli 2021 yang sebesar 41,49%,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam telekonferensi pers di Kantor BPS, Senin (15/8/2022).

Setianto mengatakan, penurunan ekspor nonmigas pada Juli 2022 terhadap Juni 2022 ini disebabkan komoditas besi dan baja yaitu HS 72 yang sebesar 11,51%. Diikuti oleh penurunan komoditas timah dan barang daripadanya (HS80) sebesar 54,02%, nikel dan barang daripadanya (HS 75) penurunannya sebesar 15,53%, kemudian kapal perahu dan struktur terapung (HS 89) ini penurunannya sebesar 82,30%.

ADVERTISEMENT

“Untuk penurunan ekspor migas ini lebih dikarenakan oleh nilai minyak mentah yang turun sebesar 60,06% dan volume turun 60,82%,” kata Setianto.

Bila dilihat menurut sektor, maka industri pengolahan yang memberikan kontribusi terbesar ke ekspor Juli 2022 yaitu hingga 68,21%. Nilai ekspor industri pengolahan pada Juli 2022 mencapai US$ 17,44 miliar. Jika dilihat secara mtm, terjadi kontraksi 4,45%. Namun, secara yoy terjadi pertumbuhan 18,12%.

Nilai ekspor sektor pertambangan dan lainnya mencapai US$ 6,37 miliar. Sektor pertambangan berkontribusi 5,38% ke ekspor Juli 2022. Secara mtm, mengalami pertumbuhan 6,61% dan secara yoy, terjadi pertumbuhan pesat hingga 93,13%. Nilai ekspor sektor migas mencapai US$ 1,38 miliar.

Sektor migas memberikan kontribusi 24,91 ke ekspor Juli 2022. Secara mtm, mengalami kontraksi 11,24% dan secara yoy terjadi pertumbuhan 40,48%. Nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar US$ 380 juta. Sektor ini berkontribusi 1,50%. Secara mtm, terjadi pertumbuhan 4,27% dan secara yoy terjadi pertumbuhan 24,98%. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia