Ada 2 Provinsi dengan Inflasi di Atas 8%, Jokowi: Hati-hati!
JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan ada 2 provinsi yang laju inflasinya di atas 8% agar berhati-hati. Karena itu, ia meminta kepala daerah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Pusat dapat menurunkan dibawah 5% hingga 3%.
Saat memberikan arahan pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi tahun 2022 di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/8/2022), Jokowi menyebutkan ada 5 provinsi dengan laju inflasi di atas 5%. Dua diantaranya berada di atas angka 8%.
Kelima provinsi tersebut, Provinsi Jambi dengan inflasi 8,55%; Sumatera Barat dengan inflasi 8,01%; Bangka Belitung sebesar 7,77%; Riau sebesar 7,04%; Aceh di angka 6,97%. Sedangkan inflasi nasional pada akhir Juli 2022 menembus angka 4,94% secara year on year (yoy).
Khusus untuk Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, Jokowi meminta untuk hati-hati karena laju inflasinya sudah berada di atas 8%. “Jambi, Provinsi Jambi hati-hati sudah berada di angka 8,55%, Sumatera Barat berada di angka 8,01%,” kata Jokowi.
Untuk itu, ia meminta kepala daerah, baik gubernur, bupati maupun wali kota di 5 provinsi tersebut agar melihat secara detail penyebab tingginya laju inflasi di daerah mereka masing-masing. Mereka harus segera bisa menurunkan laju inflasi ke angka di bawah 3%.
“Tolong ini dilihat secara detail, yang menyebabkan ini apa, agar bisa kita selesaikan bersama-sama dan bisa turun lagi di bawah 5%. Syukur bisa di bawah 3%,” ujar Jokowi.
Jokowi mengingatkan kembali kondisi dunia yang masih berada dalam keadaan yang tidak normal. Sehingga seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah harus bekerja dengan melihat secara makro dan mikro serta harus mengetahui detail angka yang pasti.
“Provinsi harus tahu posisi inflasi saya di angka berapa. Nanti saya ke daerah, saya tanya jangan gelagapan, enggak ngerti posisi inflasi provinsinya berada di angka berapa. Mana yang tinggi, mana yang pada posisi normal, mana yang pada posisi rendah, lihat,” tegas Jokowi.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






