Jumat, 15 Mei 2026

Progres Capai 80%, Hutama Karya Targetkan Pembangunan Pelabuhan Sanur Tepat Waktu

Penulis : Indah Handayani
22 Aug 2022 | 14:00 WIB
BAGIKAN
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor dengan porsi mayoritas pada proyek pembangunan Pelabuhan Sanur menargetkan untuk mempercepat penyelesaian konstruksi proyek yang mulai digarap sejak akhir tahun 2020 lalu, yaitu September 2022.
Sumber: Istimewa
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor dengan porsi mayoritas pada proyek pembangunan Pelabuhan Sanur menargetkan untuk mempercepat penyelesaian konstruksi proyek yang mulai digarap sejak akhir tahun 2020 lalu, yaitu September 2022. Sumber: Istimewa

BALI, investor.id – PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor dengan porsi mayoritas pada proyek pembangunan Pelabuhan Sanur menargetkan untuk mempercepat penyelesaian konstruksi proyek yang mulai digarap sejak akhir tahun 2020 lalu, yaitu September 2022.

Direktur Operasi I Hutama Karya Gunadi juga menyatakan, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi di lapangan untuk dapat mempercepat proses konstruksi dengan tepat biaya dan tepat mutu. Hingga saat ini progres pembangunan Pelabuhan Sanur telah mencapai lebih dari 80%.

“Sejumlah strategi percepatan yang kami lakukan diantaranya pekerjaan DED dikerjakan simultan dengan pekerjaan konstruksi, selektif dalam pemilihan vendor yang berkualitas dan penambahan sumber daya manusia sesuai kebutuhan,” ujar Gunadi dalam keterangan pers, Senin (22/8/2022).

ADVERTISEMENT

Gunadi mengatakan meski, dihadapkan dengan sejumlah tantangan dalam proses pengerjaannya, Hutama Karya telah mengantisipasi salah satunya lewat penerapan teknologi khusus dalam proyek ini. Teknologi yang digunakan yaitu BPPT Lock 1,3 Ton dan 3,6 Ton sebagai Armor utama pengganti Tetrapod dalam struktur Breakwater.

“Kami berharap proyek ini rampung sesuai waktunya dengan tetap mengedepankan kualitas hasil dan mutu sehingga dapat digunakan saat perhelatan G20 nanti,” tutur Gunadi. 

Kehadiran Pelabuhan Sanur ini akan menjadi destinasi baru bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Dewata. Tak hanya itu, utamanya Pelabuhan ini akan digunakan peserta G20 pada bulan November nanti untuk menyebrang ke Nusa Penida, serta sebagai simbol kemajuan infrastruktur publik khususnya di Pulau Bali.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 36 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia