Jumat, 15 Mei 2026

Ini Rencana Lazada Pasca Masuk DANA

Penulis : Indah Handayani
1 Sep 2022 | 17:19 WIB
BAGIKAN
Chief Executive Officer (CEO) Lazada Group James Dong di sela LazMall Brands Future Forum (BFF) 2022 di Singapura, Kamis (1/9/2022).
Chief Executive Officer (CEO) Lazada Group James Dong di sela LazMall Brands Future Forum (BFF) 2022 di Singapura, Kamis (1/9/2022).

SINGAPURA, investor.id – Lazada Group masuk ke Platform keuangan digital, DANA, lewat pembelian saham yang dilaporkan mencapai Rp 4,5 triliun. Apa rencana selanjutnya Lazada pasca masuk DANA?

Chief Executive Officer (CEO) Lazada Group James Dong mengatakan Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Lazada. Untuk itu, pihaknya selalu berusaha menyediakan pengalaman e-commerce terbaik untuk pelanggan di Indonesia. Langkah strategis itu diwujudkan dengan terbuka menggandeng mitra untuk mendukung ekosistem dalam e-commerce. Salah satunya dengan masuk ke platform digital keuangan, DANA.

“Kami fokus di e-commerce dan mereka (DANA) lebih tahu mengenai kebutuhan konsumen dalam pembayaran. Dengan investasi ini, kami ingin bersama memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen,” ungkap Dong yang juga menjabat sebagai CEO Lazada Indonesia di Singapura, Kamis (1/9/2022).

ADVERTISEMENT

Dong mengatakan, ke depan kerja sama ini akan lebih luas lagi dalam segi pelayanan keuangan yang ada di Lazada. Sebab, nantinya tidak hanya akan sebagai pembayaran digital, tapi juga menyediakan layanan pay later atau beli sekarang bayar nanti kepada konsumen. Tidak hanya itu, hal ini juga akan menjadi layanan keuangan jangka panjang.

“Nantinya, layanan keuangan ini tidak hanya untuk konsumen, tapi juga para penjual yang tergabung di Lazada,” paparnya.  

Layanan tersebut, lanjut Dong, berupa pinjaman kepada penjual dalam mendukung keberlangsungan bisnis mereka. Hal ini mengingat banyak juga UMKM yang merupakan penjual di Lazada membutuhkan akses keuangan dalam pengembangan bisnis mereka menjadi lebih cepat.  

“Dengan demikian, investasi ini membantu kami dalam menjadi lebih kuat. Serta, bersama-sama memberikan pelayanan dan pengalaman yang terbaik, bagi pelanggan dan penjual,” tambah Dong.

Lebih lanjut Dong mengatakan, investasi pihaknya ke DANA juga menjadi indikator bahwa kepercayaan Lazada akan potensi pertumbuhan dan masa depan perusahaan. Terlebih, sebelumnya, Lazada juga telah melakukan investasi ke perusahaan pembayaran digital di Malaysia, TNG Digital yang mengoperasikan Touch’ n Go eWallet.  

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia