Jumat, 15 Mei 2026

Startup Aruna Jadi Pembicara di Ajang Google Cloud Sustainability Summit 2022

Penulis : Emanuel Kure
16 Sep 2022 | 18:45 WIB
BAGIKAN
Startup Aruna Diundang Jadi Pembicara di Google Cloud Summit 2022 (Foto: Dok.PR)
Startup Aruna Diundang Jadi Pembicara di Google Cloud Summit 2022 (Foto: Dok.PR)

JAKARTA,investor.id- Aruna, stratup yang bergerka di supply chain aggregator perikanan asal Indonesia diundang Google Cloud untuk menjadi salah satu pembicara di ajang GoogleCloud Sustainability Summit di kantor Google di Singapura.

Mengusung tema "Solving for Sustainability in Fisheries", Aruna diwakilkan oleh Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Utari Octavianty. Acara ini ditujukan bagi para pemimpin bisnis yang sudah mulai menerapkan teknologi sekaligus konsep keberlanjutan pada bisnis yang mereka jalankan.

Pada kesempatan tersebut, Utari mengungatakan, Aruna memiliki empat jenis unit bisnis untuk menangani proses bisnis end-to-end dalam rantai pasok perikanan. Saat ini, pihaknya berfokus pada tujuh komoditas utama.

Sambil memperkaya komoditas, setiap unit bisnis akan memiliki komplikasi lanjutan yang ditangani oleh penerapan teknologi berlapis tiga, termasuk input aplikasi, ERP (Enterprise Resources Planning) yang terintegrasi, dan big data. Secara teknis, lapisan teknologi ini dapat dipertahankan dengan lebih mudah dengan GCP (Google Cloud Platform).

ADVERTISEMENT

“Namun, langkah besar menuju sustainability ini pada kenyataannya berangkat dari data-data yang terkompilasi secara rapi di spreadsheet Google. Bukan hanya teknis berat, langkah yang terkesan ringan pun Google bantu,” kata Utari melalui siaran pers, Jumat (16/9/2022).

Director Supply Chain dan Logistics Industry Solutions Google Cloud Ampy Aswin, menambahkan, acara seperti ini bertujuan untuk membantu para pendiri perempuan dalam meningkatkan keterampilan kepemimpinan mereka, juga memperkuat hubungan tim.

“Kami pun bangga karena dapat melibatkan Aruna di acara kami. Sejauh ini, Aruna banyak berkontribusi pada peningkatan permintaan global akan produk perikanan berkelanjutan dan relasi antara para nelayan dengan pasar global,” ujar Aswin.

Menurut Aswin, Aruna menyadari betapa terbelakangnya industri perikanan ini, sehingga Aruna bertekad untuk menjalankan misi dalam mengatasi kurangnya transparansi di industri perikanan tradisional.

“Hal ini dilakukan dengan membangun platform digital yang dapat menghubungkan nelayan dan hasil tangkapan mereka menuju ke pasar lokal dan global. Kami menantikan lebih banyak inovasi dan peluang dari Aruna yang bisa kita eksplorasi bersama untuk mengatasi berbagai tantangan keberlanjutan,” ungkap Aswin.

GoogleCloud Sustainability Summit juga menyoroti produk-produk yang menawarkan solusi baru melalui sejumlah sesi yang memungkinkan audiens untuk memahami bagaimana Aruna memanfaatkan teknologi dan data untuk menjamin transparansi dalam industri perikanan.

Hal tersebut dimulai dari ketelusuran asal produk, hingga konektivitas nelayan dan konsumen secara langsung. Tingkat visibilitas ini tentu dapat meningkatkan keberlanjutan ekosistem perikanan dan kelautan di Indonesia.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia