Jumat, 15 Mei 2026

Bio Farma Digandeng CEPI, Bersiap Hadapi Pandemi di Masa Mendatang

Penulis : Indah Handayani
21 Sep 2022 | 10:23 WIB
BAGIKAN
BUMN Farmasi Bio Farma digandeng Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) bersiap hadapi pandemic di masa mendatang. 
Sumber: Istimewa
BUMN Farmasi Bio Farma digandeng Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) bersiap hadapi pandemic di masa mendatang. Sumber: Istimewa

JAKARTA, investor.id - BUMN Farmasi Bio Farma digandeng Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) bersiap hadapi pandemic di masa mendatang. Hal itu tertuang dalam pertemuan Bio Farma bersama para pemimpin Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), pada 15 September 2022 di Jakarta.

CEPI merupakan kemitraan global inovatif antara organisasi publik, swasta, filantropi, dan masyarakat sipil, untuk mengembangkan vaksin sebagai persipan menghadapi pandemi dan epidemi.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, kehadiran CEPI di Bio Farma adalah untuk memberikan gambaran tentang hal apa saja yang harus dipersiapkan dan bagaimana mengatasinya pada saat terjadi pandemi.

ADVERTISEMENT

"Sejak terjadinya pandemi Covid-19 kita semua belajar bahwa kesiapan atas kapasitas produksi dan ketersediaan vaksin menjadi hal yang sangat penting, untuk mengakhiri pandemi Covid-19”, ujar Honesti dalam keterangan pers, Rabu (21/9/2022).

Kerjasama Bio Farma dan CEPI bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan, respons dan keberlanjutan kapasitas Bio Farma untuk menghadapi pandemi dan endemi yang mungkin terjadi di masa yang akan datang di Indonesia dan ASEAN.

"Kegiatan ini untuk mempersiapkan Indonesia, untuk mengetahui arah dan rencana kerja CEPI di wilayah Asia Tenggara, Western Pacific Region, untuk Mengeksplor potensial kolaborasi Bio Farma dengan CEPI untuk penanganan wabah pandemi di Indonesia,” tambah Honesti

Honesti menambahkan, kolaborasi Bio Farma dengan CEPI menjadi sangat penting bukan hanya untuk kepentingan dari sisi industri saja, tapi juga untuk kepentingan bangsa dan negara. Bio Farma, lanjut Honesti, sebagai perpanjangan tangan Indonesia dalam bidang kesehatan siap mencoba untuk mengimplementasikan program 100 days mission dari CEPI.

Program ini dinilai akan sangat berguna untuk Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dalam rangka penguatan ketahanan nasional di bidang Kesehatan, selain itu, penjajakan kerjasama lainnya, untuk melihat ketertarikan Bio Farma untuk ikut berkolaborasi dalam pengembangan teknologi vaksin berbasis mRNA.

“Dengan kolaborasi antara Bio Farma dengan CEPI, Indonesia minimal sudah memiliki jembatan manakala terjadi pandemi dan kita belum dapat menemukan dan mengembangkan negara mana yang dapat paling cepat untuk menemukan vaksin,” ucapnya.

Sementara itu, Executive Director Research and Development CEPI Melanie Saville mengatakan, Bio Farma yang selama hampir 25 tahun konsisten mensuplai vaksin untuk kebutuhan dunia, mendapatkan apresiasi dari CEPI.

“Bio Farma sebagai salah satu key partner bagi CEPI di dunia dimasa yang akan datang untuk menjadi mitra manufakturing bersama CEPI,” jelas Saville. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia