Jumat, 15 Mei 2026

Airlangga: Program Konversi Kompor Listrik Belum akan Dijalankan Tahun Ini

Penulis : Arnoldus Kristianus
23 Sep 2022 | 18:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers secara daring terkait konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor induksi listrik di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (23/09/2022).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers secara daring terkait konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor induksi listrik di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (23/09/2022).

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan bahwa pemerintah belum akan menjalankan konversi kompor LPG 3 kilogram (kg) ke kompor induksi listrik pada tahun ini. Pemerintah masih melakukan kajian bila program tersebut dijalankan oleh masyarakat.

“Dapat dipastikan bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022. Sampai saat ini, pembahasan anggaran dengan DPR terkait dengan program tersebut belum dibicarakan dan tentunya belum disetujui," ucap Airlangga dalam konferensi pers secara daring pada Jumat (23/09/2022).

Airlangga menuturkan, pemerintah memantau dan menghargai masukan dari masyarakat hingga melihat langsung kondisi di lapangan mengenai konversi dari kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor induksi listrik induksi.

“Dapat saya sampaikan bahwa pemerintah belum memutuskan, sekali lagi pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik induksi,” tutur Airlangga.

ADVERTISEMENT

Dalam melakukan kajian penggunaan kompor listrik, pemerintah masih melakuka uji coba dengan jumlah kompor listrik sebanyak 2.000 unit dari rencana 300 ribu unit yang akan dilaksanakan di Bali dan di Solo.

Dari pelaksanaan uji coba ini pemerintah akan melakukan evaluasi dan melihat lagi hal-hal yang harus diperbaiki dalam implementasi program konversi dari kompor LPG 3 kilogram menjadi kompor listrik.

“Pemerintah akan menghitung dengan cermat segala biaya dan risiko memperhatikan kepentingan masyarakat serta menyosialisasikan kepada masyarakat sebelum program diberlakukan,” pungkas Airlangga.

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia