Jumat, 15 Mei 2026

Infrastruktur Era Jokowi juga sebagai Bentuk Keadilan Sosial

Penulis : Amrozi Amenan / Tri Murti / Totok Subagyo / Ester Nuky
29 Sep 2022 | 13:49 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (tengah) saat mengunjungi lapangan bola Irai di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. (ANTARA FOTO/Setpres-Kris/Lmo/aww.\r)
Presiden Joko Widodo (tengah) saat mengunjungi lapangan bola Irai di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. (ANTARA FOTO/Setpres-Kris/Lmo/aww.\r)

JAKARTA, investor.id – Anggota DPR menanggapi gencarnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membangun infrastruktur di Tanah Air selama delapan tahun kepemimpinannya.

Menurut anggota DPR Komisi XI Kamrussamad, kebijakan pembangunan infrastruktur era Presiden Jokowi merupakan solusi meningkatkan daya saing ekonomi. Pasalnya, meningkatnya konektivitas udara, laut, dan darat akan memperbaiki efisiensi distribusi produk dan mobilitas manusia serta mendorong arus ekonomi yang lain.

Pemerintahan Jokowi juga membangun infrastruktur di luar Jawa, seperti di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua. "Pembangunan infrastruktur setiap pulau seperti Kalimatan, Sulawesi, Sumatra, dan Papua merupakan perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini karena dapat mengatasi ketimpangan pembangunan dan ketimpangan sosial," kata Kamrussamad kepada Investor Daily, di Jakarta, Rabu malam (28/9/2022).

ADVERTISEMENT

Selain infrastruktur transportasi, infrastruktur dasar seperti jaringan air minum juga harus dibangun gencar. Pasalnya, kebutuhan air bersih merupakan sebuah keniscayaan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Karena itu, kita dorong pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur air, untuk melayani warga. Jadi, pembangunan juga harus digencarkan setelah tahun 2024 ke depan," tandas Kamrussamad.

Adapun selama delapan tahun kepemimpinan Presiden Jokowi telah dibangun jalan tol sepanjang 1.700 km, termasuk 508 km yang belum diselesaikan dan yang mangkrak di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tol yang dibangun Jokowi 2,1 kali lebih panjang dibandingkan tol yang dibangun periode sebelumnya, terhitung sejak era Presiden Soeharto. Dibanding era SBY, tol yang dibangun Jokowi 8,7 kali lebih panjang.

Pada periode yang sama, Jokowi juga merampungkan pembangunan 30 waduk, 18 pelabuhan, 21 bandara, dan sejumlah marina. Akselerasi pembangunan infrastruktur ditopang oleh keberanian Presiden meningkatkan dana alokasi untuk infrastruktur selama delapan APBN terakhir. Pembangunan infrastruktur era Jokowi tergolong sangat masif dan sebagian besar di luar Jawa.

Selain itu, Jokowi juga membangun infrastruktur di sektor telekomunikasi hingga energi. Di sektor telekomunikasi, Pemerintahan Jokowi terus berupaya memperluas jangkauan internet hingga ke seluruh wilayah di Indonesia.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo mengungkapkan baru-baru ini, sebagian besar atau 85% dari total desa di Nusantara sudah terjangkau infrastruktur internet. “Di Indonesia ada 83.218 desa atau kelurahan. Masih ada 12.548 desa/kelurahan yang belum ada infrastruktur 4G,” ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia