Jumat, 15 Mei 2026

Digitalisasi Kunci Capai Taget Inklusi Keuangan 90% di 2024

Penulis : Triyan Pangastuti
4 Okt 2022 | 15:32 WIB
BAGIKAN
Menkeu Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani

JAKARTA, Investor.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, target inklusi keuangan sebesar 90% pada 2024 dapat dicapai melalui penguatan sinergi, akselerasi, dan implementasi digitalisasi.

Saat ini, kata Menkeu, tren inklusi keuangan di Tanah Air terus menunjukkan peningkatan. Tahun lalu, inklusi keuangan sudah mencapai 82,6%. "Tetapi, kami menargetkan jumlahnya bisa lebih tinggi pada 2024. Intinya, digitalisasi adalah komponen kunci untuk mencapai target itu," kata Sri Mulyani dalam Simposium Tingkat Tinggi G20 GPFI, Selasa (4/10).

Dia mencatat, hingga Juni 2022, sebanyak 19,5 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah tergabung dalam ekosistem digital. Bahkan, pada 2024, pemerintah menargetkan 30 juta UMKM bisa tergabung dalam ekosistem digital.

Saat ini, demikian Menkeu, digitalisasi dan UMKM merupakan dua hal yang tak terpisahkan, terutama dalam hal keuangan, karena menjadi hub. Dia mencontohkan, untuk orang-orang yang tinggal di daerah terpencil, dengan digitalisasi, mereka masih bisa mengakses keuangan.

ADVERTISEMENT

"Mereka dapat menggunakan layanan keuangan digital untuk melakukan transaksi keuangan. Digitalisasi dengan biaya transaksi rendah tentunya menguntungkan kelompok rentan," ujar Menkeu.

Menurut dia, setidaknya ada enam aspek ekosistem UMKM, yakni kebijakan, keuangan, pasar, modal, dukungan, dan budaya. Keenam aspek ini memiliki aturan, potensi, dan peran penting agas bisa dimanfaatkan sepenuhnya, sehingga pemberdayaan UMKM bisa dioptimalkan. Sebab, salah satu tantangan utama dalam mengembangkan UMKM adalah akses pembiayaan.

"Kami memiliki program pemberdayaan pembiayaan UMKM. Ini adalah implementasi dalam cara pembiayaan dan pembayaran digital, serta pembukuan dan pemasaran digital yang diperkenalkan kepada UMKM. Dengan begini, contohnya, mereka dapat mengajukan permohonan kredit program pemerintah melalui internet," ucap dia. (try)

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia