Wamenkeu Sebut INA Jadi Katalis Investasi Besar Bagi Ekonomi Tanah Air
JAKARTA, investor.id- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara optimistis Indonesia Investment Authority (INA) akan menjadi katalis dari berbagai investasi besar.
"Kami pantau terus INA ini. Apa yang sudah dilakukan baik dari Master Agreement, Head of Agreement, dan seterusnya kita lihat detail yang diminta dilakukan dengan sesuai," kata Suahasil dalam BNI Investor Daily Summit 2022 di JCC, Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Sebagaimana diketahui, pemerintah sudah memberikan modal awal INA senilai 5 miliar dolar AS atau Rp 75 triliun. Pada awal pembentukan lembaga pengelola investasi tersebut telah mendapatkan komitmen hingga 25 miliar dolar AS dari mitra investasi.
Progress yang telah dilakukan INA sejak pembentukannya telah mengakuisisi dua aset jalan tol di Jaringan Trans Jawa serta berinvestasi di Online Travel Agent (OTA) terbesar di Indonesia melalui private debt deal.
"INA akan terus berfokus pada pelaksanaan investasi dengan perkiraan total pipeline hingga 2,6 miliar dolar AS pada tahun 2022 di berbagai sektor, termasuk beberapa strategi dana tematik," ucapnya.
Adapun Keuangan (Kemenkeu) mencatat sampai dengan 22 Agustus 2022, INA telah menandatangani satu Master Agreement, dua Head of Agreement, tujuh Letter of Intent (LOIs), dua Binding Offer, satu Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA), dan 74 Non-Disclosure Agreement (NDA) dengan BUMN, calon investor, penasehat hukum, serta bank.
Menurut Suahasil, pembentukan INA sudah memberikan kemajuan pada berjalannya Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pada tahun 2020.
UU Cipta Kerja diarahkan untuk mengatasi tantangan pembangunan dan meningkatkan iklim bisnis dan investasi di Indonesia.
"Kita tidak lupa dengan reformasi di UU Ciptaker ini yang memperbaiki 79 UU. Progress mulai berjalan ini akan jadi katalis buat ekonomi," ucapnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

