Kamis, 14 Mei 2026

Pembangunan IKN Digenjot Tahun Depan, 200 Ribu Tenaga Kerja Bakal Terserap

Penulis : Arnoldus Kristianus
19 Okt 2022 | 13:42 WIB
BAGIKAN
Titik Nol Nusantara
Titik Nol Nusantara

JAKARTA, investor.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur diperkirakan menyerap tenaga kerja hingga 200 ribu pekerja pada tahun 2023. Pemindahan dan pembangunan IKN direncanakan akan berlangsung dalam lima tahap yang meliputi tahap I tahun 2022-2024, berikutnya tahap II tahun 2025-2029; tahap III tahun 2O3O-2O34; tahap IV tahun 2O35-2039; dan tahap V tahun 204O-2O45.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi mengatakan bahwa saat ini sudah dimulai berbagai kegiatan konstruksi seperti pembukaan jalan-jalan akses hingga pembangunan jalan untuk logistik . Kemudian juga sedang dilakukan pembangunan untuk rumah hunian pekerja .

“Diestimasi mulainya kegiatan konstruksi masif di awal tahun 2023 ini sekitar 100 sampai 200 ribu tenaga kerja dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek pembangunan,” ucap Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN Mohammed Ali Berawi dalam seminar daring bertajuk “Menilik Ibu Kota Nusantara” pada Rabu (19/10).

ADVERTISEMENT

Saat ini pemerintah sedang melakukan pembangunan rumah pekerja ini untuk kapasitas sekitar 16.000 tenaga kerja. Pembangunan dijalankan dengan sistem modular, langkah tersebut dilakukan agar ada terobosan sistem dan metode konstruksi yang diperlukan.

“Begitu juga progres pembangunan bendungan Sepaku Semoi yang dikerjakan Kementerian PUPR sudah mencapai 70%. Kita harapkan dalam waktu dekat 10 juta meter kubik kapasitas bendungan Sepaku Semoi dapat difungsikan di tahun depan (2023),” kata Ali.

Pada tahun I pembangunan IKN ini pemerintah akan melakukan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) mulai dari Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, kemudian komplek kementerian yang akan ditargetkan selesai di tahun 2024. Ali menuturkan dana APBN yang digunakan menjadi aset negara menjadi Barang Milik Negara (BMN ). Kebutuhan investasi sampai dengan 2024 sebesar Rp 466 triliun sampai Rp 486 triliun. Jika dirinci angka tersebut terbagi dalam investasi pemerintah dari APBN Rp 88,54 triliun sampai Rp 92,34 triliun (19%) serta investasi pelaku usaha sebesar Rp 377,46 triliun sampai Rp 393,66 triliun (81%).

Kami harapkan datangnya berbagai investasi kemudian ada sistem creative funding, financing dan juga kita akan memberikan fasilitas-fasilitas khusus, insentif termasuk pajak khusus dan kemudahan khusus di IKN.” ucap Ali.

Secara terpisah, Juru Bicara Tim Komunikasi IKN Sidik Pramono mengatakan pemerintah berkomitmen bahwa anggaran pembangunan IKN mayoritas akan non APBN. Untuk tahap awal APBN dialokasikan secara memadai untuk menjadi pengungkit atau leverage bagi masuknya investasi. Dalam Peraturan Presiden (PERPRES) 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk Ibu Kota Nusantara disebutkan bahwa pembiayaan melalui APBN akan difokuskan pada pembangunan istana, infrastruktur dasar (non-cluster), pertahanan dan keamanan, biaya pemindahan ASN TNI dan Polri, penghutanan kembali, dan biaya operasional Otorita Ibu Kota Nusantara. Kemudian pembiayaan lainnya akan diupayakan melalui kerja sama investasi swasta. Badan Otorita IKN juga melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan minat investor agar terlibat dalam pembangunan IKN.

“Beberapa diantaranya yaitu market sounding, kerja sama, Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita IKN melakukan sosialisasi dalam beberapa forum bisnis, serta pertemuan intens dengan investor potensial yang terus dilakukan,” tandas Sidik.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 60 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia